LAJUR.CO, KENDARI – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari akan menerjunkan sebanyak 393 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Reguler 2026 di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ratusan mahasiswa tersebut akan dibagi ke dalam 32 kelompok atau posko. Mereka akan ditempatkan di 32 desa yang tersebar di Kabupaten Bombana.
Setiap posko akan diisi sekitar 12 hingga 14 mahasiswa. Program KKA Reguler 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 3 Agustus hingga 3 September 2026.
Ketua Panitia KKA sekaligus Kepala Pengabdian Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) UM Kendari, Dr. Fajriah, mengatakan seluruh peserta akan diberangkatkan ke Bombana pada 3 Agustus 2026.
“Untuk KKA reguler ini dilakukan di Kabupaten Bombana. Insyaallah kami akan memberangkatkan mahasiswa pada 3 Agustus selama 30 hari. Rencananya, pada 3 September juga akan dilakukan penarikan,” kata Fajriah kepada awak media usai Pembekalan KKA 2026, Jumat (24/7/2026).
Selama menjalankan KKA, mahasiswa UM Kendari akan berfokus pada program pemberdayaan masyarakat. Selain itu, mereka akan menjalankan sejumlah program lain, seperti pembentukan ranting dan cabang Muhammadiyah, penguatan agrominapolitan, serta pengembangan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa lokasi KKA.
Salah satu program yang menjadi agenda rutin UM Kendari adalah pendampingan sertifikasi halal bagi produk UMKM di Kabupaten Bombana.
“Program khusus kami sebenarnya hampir setiap tahun itu terkait dengan sertifikasi halal untuk produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten Bombana,” ujarnya.
Fajriah berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKA diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak positif dan membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di desa.
“Harapannya adalah mereka benar-benar bisa mengaplikasikan ilmu yang sudah diajarkan di kampus ini melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Selain KKA Reguler di Bombana, UM Kendari juga berpartisipasi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berskala nasional.
Sebanyak 19 mahasiswa UM Kendari akan mengikuti KKN Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN MAS) di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sementara itu, program KKN ADI akan dilaksanakan di Kabupaten Muna Barat. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Sulawesi Tenggara (Sultra) serta Universitas Ahmad Dahlan.
Laporan: Ika Astuti



