BERITA TERKINIHEADLINE

Daftar 5 Dapur MBG Kota Kendari Kena Blokir Sementara dari Pusat

×

Daftar 5 Dapur MBG Kota Kendari Kena Blokir Sementara dari Pusat

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Di tengah upaya memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) justru mendapat status suspend atau dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Penghentian operasional dipicu sejumlah kendala pelaksanaan layanan, mulai dari temuan benda asing di dalam ompreng hingga perbaikan sarana dan prasarana dapur.

Koordinator SPPG Regional Sultra, Maharanny Puspaningrum, mengatakan penghentian sementara terhadap lima dapur tersebut merupakan langkah evaluasi agar pelayanan MBG tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Lima dapur MBG yang berstatus suspend yakni SPPG Kota Kendari Kadia Anaiwoi, SPPG Kota Kendari Kadia Bende 2, SPPG Kota Kendari Kadia 3, SPPG Kota Kendari Barat Dapudapura, dan SPPG Kota Kendari Barat Tipulu.

Baca Juga :  PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel dan Keberlanjutan Lewat IGP Morowali

Dari lima SPPG tersebut, SPPG Kota Kendari Kadia Bende 2 dihentikan sementara lantaran fakta aduan temuan benda asing di dalam ompreng makanan yang diterima penerima manfaat.

“SPPG Kota Kendari Kadia Bende 2, akibat adanya temuan benda asing di dalam ompreng yang diterima oleh penerima manfaat,” ujar Maharanny saat Rapat Koordinasi Percepatan Program MBG Kota Kendari Tahun 2026, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, penyebab empat SPPG lainnya kena suspend pusat karena kondisi sarana dan prasarana pendukung operasional dapur MBG dianggap belum layak.

Meski terdapat lima SPPG yang sementara tidak beroperasi, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Kendari tetap berjalan. Hingga saat ini, program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut telah menjangkau 112.193 penerima manfaat dari total sasaran 123.756 orang atau mencapai 90,66 persen.

Baca Juga :  Debat Visi Misi Calon Rektor UHO, Prof. Ruslin Programkan Coffee Shop di Tiap Fakultas

Jumlah penerima manfaat terdiri atas 90.880 peserta didik, 8.448 guru dan tenaga kependidikan, serta 12.865 penerima kategori 3B.

“Untuk sampai saat ini Program MBG di Sultra efektif terdapat 41 SPPG yang sudah melayani. Sebanyak 40 SPPG telah beroperasi, sementara satu SPPG sedang dalam proses persiapan administrasi,” jelas Maharanny.

Di sisi lain, sekitar 11.563 orang atau 9,34 persen sasaran di Kota Kendari masih belum terlayani. Kondisi tersebut terjadi karena daerah ini masih membutuhkan tambahan SPPG agar cakupan layanan dapat menjangkau seluruh penerima manfaat.

Baca Juga :  Tahap Akhir Pilrek UHO Tunggu 'Kode' Jadwal Menteri

Menurut Maharanny, penambahan SPPG juga diperlukan untuk mengurangi beban dapur yang saat ini melayani di atas kapasitas ideal. Sesuai ketentuan, satu dapur MBG sebaiknya melayani maksimal 3.000 ompreng per hari.

Namun, beberapa SPPG di Kota Kendari telah melampaui angka tersebut. SPPG Kota Kendari Kadia Wanggu, misalnya, melayani sekitar 3.600 penerima manfaat, sedangkan SPPG Kota Kendari Kadia Bende melayani sekitar 3.500 penerima manfaat setiap hari.

“Kota Kendari masih membutuhkan beberapa tambahan SPPG lagi untuk bisa full coverage dan pemerataan, agar masing-masing SPPG tidak melayani lebih dari 3.000,” ungkapnya.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x