SULTRABERITA.ID, KENDARI – Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Tenggara membagikan 200 paket sembako gratis ke warga yang bekerja sebagai pembersih kuburan di TPU Punggolaka dan pemulung yang merasakan dampak dari wabah virus COVID-19 dengan turunnya penghasilan sehari-harinya. Selain itu pembagian sembako tersebut untuk membantu kaum dhuafa yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Pantauan, karyawan Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Tenggara melakukan pembagian sembako gratis secara mobile tersebut mensasar jalan Made Sabara di Kelurahan Korumba, Mandonga yang biasa digunakan para pemulung beristirahat setelah mencari sampah plastik dan gardus.
BACA JUGA:
- Pemkot Kendari Target 55 Ribu Siswa SD-SMP Punya Rekening Tabungan, Bidik Kejar Award OJK 2026
- Jadwal Daftar KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri dan Syarat Penerimanya
- Dua Lurah & Satu ASN di Kendari Jalani Sidang Etik Usai Viral Pesta Miras Bersama Wanita BO
- Harga Buah Impor Makin Mahal Gara-gara Rupiah Amblas
- Angkat Potensi Sagu & Daun Bakau, Tim UHO Raih Juara III National Business Plan Competition 2026 di UNY
Pembagian sembako dilanjutkan ke penjual bunga musiman serta pekerja pembersih kubur di TPU Punggolaka, Kendari.
Kepala Bidang Administrasi Keuangan Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Tenggara, Eko Setiahadi mengatakan aksi bagi sembako gratis ini dilakukan secara mobile.
“Saat kami berjalan melihat warga yang layak menerima maka kami langsung memberikan paket sembako agar paket sembako ini tepat pada sasaran,” katanya.
Paket sembako gratis yang berisi beras, gula pasir, minyak kelapa serta telur ayam diharapkan bisa membantu warga yang terdampak akibat wabah virus COVID-19.
Eko Setiadi menambahkan jika paket ini juga bertujuan untuk meringankan kebutuhan sembako bagi kaum dhuafa beragama Islam yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Target pemberikan sembako gratis akan dilanjut di daerah perbatasan Kota Kendari.
“Kami akan mobile di daerah perbatasan Kota Kendari karena informasi dari karyawan kami bahwa ada sebagian warga yang belum mendapat paket sembako sejak merebaknya wabah virus COVID-19,” ungkapnya. Adm




