SULTRABERITA.ID, KENDARI – Satu orang pekerja dikabarkan tenggelam di pelabuhan smelter milik PT Virtue Dragon Nickel Industri di Morosi Kabupaten Konawe, Kamis 4 Juni 2020. Korban diketahui bernama Syaiful (40 Tahun) hanyut usai melakukan perbaikan kapal tongkang.
BACA JUGA :
- Kafilah Muna Barat Raih Peringkat Ketujuh di MTQ Sultra 2026, Kabag Kesra : Tetap Belajar dan Belajar
- Jemaah Haji Asal Muna Barat Tampil dengan Busana Berwarna-warni Saat Tiba dari Tanah Suci
- Pulang dari Tanah Suci, 19 Jemaah Haji Asal Muna Barat Disambut Haru Keluarga di Masjid Al Muhajirin
- Envicare GenBI UHO: Dari Edukasi Hingga Galang Aksi Nyata Tanam Mangrove di Nambo
- 10 Balon Rektor UHO Adu Gagasan, Plt Rektor: Saatnya Pilih Pemimpin Terbaik Kampus
Insiden ini dilaporkan langsung rekan korban, Diri Haryono sekitar pukul 16.40 WITA melalui Comm Centre Basarnas Kendari.
“Basarnas Kendari menerima info dari Bapak Didi Haryono salah seorang rekan kerja korban yang melaporkan bahwa pada pukul 15.00 Wita telah terjadi kondisi membahayakan manusia yaitu satu orang tenggelam di dermaga smelter PT Virtue Dragon di Desa Morosi Kabupaten Konawe,” ungkap Kepala Basarnas Kendari, Arif Sofingi, Kamis 4 Juni 2020.
Ia menjelaskan sebelum hanyut, korban tengah melakukan perbaikan bagian bawah kapal tongkang milik perusahaan dengan menggunakan kompresor. Saat melakukan perbaikan itu lah alat kompresor yang digunakan mengalami trouble.
Alhasil, selang ditarik oleh rekan pekerja lain sementara korban Syaiful tidak muncul di permukaan air.
Tak menunggu waktu lama, pencarian dilakukan oleh pekerja setempat. Sayang, jasad korban tidak berhasil ditemukan.
“Berdasarkan laporan tersebut di atas, pada pukul 16.50 Wita tim Rescue Basarnas Kendari diberangkatkan menuju LKK untuk memberikan bantuan SAR dengan menggunakan satu buah rescue car, ambulance, rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya,” jelas Arif. Adm




