SULTRABERITA.ID, KENDARI – Sempat mulur dari jadwal awal, pesawat yang mengangkut ratusan TKA China akhirnya landing di Bandara Haluoloe Kendari, Selasa 23 Juni 2020.
BACA JUGA :
- Detik-Detik Ridwan Bae & Gubernur ASR Saling Peluk saat Pelantikan Golkar Sultra di Kolaka
- Sultra Masuk 4 Provinsi Penerima Satya JKN Awards 2026, Total Kepesertaan Nasional 284,89 Juta Jiwa
- Lanjutkan Estafet Rektor UHO, Prof Takdir Saili Siapkan Fakultas Khusus Mineral & Pertambangan
- Pulang Kampung ke Jakarta, Khairul Munadi Bilang Bakal Rindu Sayur Pakis Khas Sultra
- Binaan Vale di Kolaka Beralih ke Padi Organik, Ketergantungan Pestisida Menurun
Para buruh China yang direkrut oleh PT VDNI dan PT OSS berjunlah 156 orang tiba sekitar pukul 21.00 WITA di terminal kedatangan bandara terbesar Sultra.

Para pekerja asing ini disambut pemeriksaan oleh tim medis yang mengenakan APD lengkap.

Ketua DPRD Sultra, Abdurahman Saleh sendiri tampak memantau proses pemeriksaan TKA asal negara Tiongkok yang tiba pada penerbangan akhir menggunakan pesawat carter.
Sementara itu, massa pengunjuk rasa masih terus setia berjaga di simpang empat Ambaipua Kabupaten Konawe Selatan, jalur utama Bandara Haluoleo.
Para demonstran yang rerata mahasiswa melakukan blokade jalan guna menghadang rombongan TKA China tersebut. Aksi ‘tutup jalan’ ini berlangsung sejak siang berbarengan dengan aksi unjuk rasa tolak TKA China di Sultra.
Sejalan dengan itu, aparat polisi dan TNI berjaga mengawal kedatangan TKA China. Pintu gerbang menuju Bandara Haluoleo dijaga ketat personil TNI AU. Masyarakat umum tidak dibolehkan melintas. Adm





