SULTRABERITA.ID, KENDARI – Merasa memiliki gejala yang sama dengan Corona Covid-19 seperti demam, tenggorokan kering, sesak nafas, janganlah terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa anda diserang virus corona. Sebab mungkin saja gejala itu ditimbulkan akibat rasa cemas yang tinggi.
Cemas atau anxiety merupakan reaksi alami tubuh terhadap stres yang sebenarnya membuat kita menjadi lebih berhati-hati dan waspada.
BACA JUGA :

- Pemprov Sultra Siapkan Beasiswa PPDS Bedah di UHO
- UHO Resmi Buka PPDS Ilmu Bedah, Siapkan Spesialis Bedah Pesisir untuk Sultra
- Polisi Tangkap Tiga Pengedar Narkoba di Kemaraya, Transaksi Lewat Kios Kecil
- Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok!
- Sosialisasi Safety Riding PT Vale Dibubarkan Aliansi Petani Loeha Raya, Ratusan Siswa di Luwu Timur Mengaku Trauma
Rasa cemas ini bisa menjadi tidak sehat jika muncul secara berlebihan.
Seperti dikutip dalam https://www.alodokter.com, yang berhubungan dengan gejala yang ditimbulkan dari kecemasan adalah; sesak napas, menggigil, mulut kering, kejang-kejang, berkeringat dan jantung berdebar.
Dalam satu kali gangguan kecemasan dapat bertahan 10-20 menit. Gangguan kecemasan lebih sering dialami oleh kaum wanita dibandingkan laki-laki dan kebanyak kasus ini di picu oleh stres.
Gangguan demikian dpt disembuhkankan melalui psikoterapi yang dilakukan secara bertahap untuk memberikan efek positif dan cara berpikir sehat keadaan pasien yang diserang gangguan kecemasan. LN/Adm




