BERITA TERKINIHEADLINE

Dikalungi Tenun Masalili oleh Rektor Usman Rianse, Pimpinan Kampus di Belanda Langsung Kepo soal Pulau Muna

×

Dikalungi Tenun Masalili oleh Rektor Usman Rianse, Pimpinan Kampus di Belanda Langsung Kepo soal Pulau Muna

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Kain tenun khas Muna kembali mencuri perhatian dalam kunjungan akademik Universitas Karya Persada Muna (UKPM) di Belanda. Saat dikalungkan langsung oleh Rektor UKPM, Prof. Usman Rianse, pimpinan Radboud University of Netherlands justru langsung penasaran dengan Pulau Muna.

Momen tersebut terjadi dalam agenda kerja sama internasional UKPM bersama Radboud University of Netherlands, Rabu (13/5/2026).

Prof. Usman Rianse mengalungkan kain tenun Masalili berwarna maroon dengan bis kuning keemasan kepada Deputy Head International Office Radboud University, Elco van Noort, dan Senior Internationalisation & Admission Officer, Dr. H.M.A.J. Nijssen.

Baca Juga :  Respons Cepat PT Vale ke Korban Banjir & Puting Beliung di Pomalaa: Warga Diguyur Sembako & Material Bangunan

Pengalungan tenun dilakukan sebagai simbol persahabatan dan cenderamata budaya dari Kabupaten Muna kepada mitra akademik di Negeri Kincir Angin. Prosesi itu memancing pembahasan yang mengarah pada potensi wisata daerah Muna.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UKPM, Muhammad Suriyadarman Rianse, mengatakan pihak kampus di Belanda terlihat antusias membahas pengembangan wisata Pulau Muna saat diskusi berlangsung.

“Respons mereka mengenai cenderamata berupa tenun sangat senang dan mereka langsung mencari tahu mengenai Pulau Muna,” ujarnya pada Kamis (14/5/2026).

Baca Juga :  Kampus Masuk Era Efisiensi, Dosen Didorong Dapat WFH dan Mahasiswa Senior PJJ

Menurutnya, diskusi awalnya membahas pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penelitian antarperguruan tinggi. Namun, suasananya berkembang ketika budaya Muna mulai diperkenalkan lewat kain tenun Masalili.

Tenun Masalili itu ternyata tidak hanya menarik perhatian dari sisi budaya. Pihak Radboud University juga langsung tertarik mengetahui lebih jauh tentang Pulau Muna setelah menerima cenderamata tersebut.

“Poin kerjasama fokus pada pengembangan SDM dan penelitian. Hanya saja di Belanda mereka lebih tertarik ke pengembangan wisata Pulau Muna ke depan,” tambahnya.

Baca Juga :  Lagi Rapat, Kantor Kominfo Sultra Tetiba Kebanjiran Gegara Drainase Tersumbat

Beberapa destinasi wisata turut diperkenalkan dalam agenda tersebut. Di antaranya Danau Napabale, Pantai Meleura, Goa Liangkabori, hingga kawasan wisata bahari Pulau Indo di Muna Barat.

Kunjungan ke Radboud University sendiri merupakan bagian dari rangkaian lawatan akademik UKPM di Eropa yang berlangsung pada 9 hingga 19 Mei 2026.

Sebelumnya, UKPM juga melakukan kunjungan akademik di ESSCA School of Management, Prancis, Senin (11/5/2026). Di sana, cenderamata serupa diberikan kepada Dekan ESSCA School of Management in France, Prof. Dr. Benjamin Morisse. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x