ADVETORIALBERITA TERKINIHEADLINE

Dipusatkan di MTQ Kendari, DLH Sultra Inisiasi Program Sedekah Sampah Plastik Peringatan HPSN 2024

×

Dipusatkan di MTQ Kendari, DLH Sultra Inisiasi Program Sedekah Sampah Plastik Peringatan HPSN 2024

Sebarkan artikel ini
Sekretaris DLH Sultra Erni Said dan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Sultra La Oba memantau persiapan puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024 di kawasan Eks MTQ Kendari yang akan digelar, Jumat (22/2).

LAJUR.CO, KENDARI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulawesi Tenggara (Sultra) menginisiasi program Sedekah Sampah menyemarakkan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2024. Kegiatan Sedekah Sampah melibatkan seluruh ASN lingkup Pemprov Sultra, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Sultra tersebut bakal dipusatkan di kawasan MTQ Kendari, Jumat (23/2) pagi.

Kegiatan Sedekah Sampah sejalan dengan tema HPSN tahun 2024 dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI yaitu “Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif”.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Sultra La Oba menyebut, program Sedekah Sampah yang melibatkan partisipasi abdi negara dan organisasi wanita bertujuan memantik semangat gerakan peduli sampah secara masif di wilayah Bumi Anoa.

“Setiap ASN dari OPD terkait akan ikut menyumbang sampah, terutama jenis sampah plastik baik itu botol atau sejenisnya dan sampah kertas yang dikumpulkan dari kawasan kantor atau kawasan MTQ tempat penyelenggaraan HPSN,” jelas La Oba, Kamis (22/2).

DLH Sultra menggaet kemitraan dengan bank sampah untuk melakukan pengelolaan lanjutan dari sampah plastik yang disedekahkan pada peringatan puncak HPSN nanti.

Baca Juga :  Kepala DLH Sultra Andi Makkawaru Fix Jadi Pj Bupati Kolaka, Dilantik Senin

Sekretaris DLH Sultra Erni Said mengatakan program Sedekah Sampah juga akan dirangkaikan dengan kegiatan Jumat Bersih oleh setiap OPD. Selama bulan Februari, DLH Sultra mengisi momen HPSN dengan ragam kegiatan peduli sampah dan ekonomi sirkuler.

Tema Hari Peduli Sampah Nasional 2024

Melansir dari situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, pada peringatan HPSN tahun 2024 ini, akan mengangkat tema “Atasi Sampah Plastik dengan Cara Produktif”.

HPSN 2024 mengangkat tema “Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif”.

Tema ini diambil karena persoalan keberadaan sampah plastik yang masih belum terselesaikan hingga sekarang sehingga membuat adanya persoalan serius baik di Indonesia itu sendiri maupun di kancah global.

Ancaman sampah plastik menjadi masalah yang patut dituntaskan. Hal ini mengingat United Nations Environment Programme (UNEP) menyatakan jika tidak ada upaya untuk mencegah polusi plastik maka jumlah sampah plastik yang masuk ke ekosistem akuatik dapat meningkat hampir tiga kali lipat pada tahun 2040.

Jumlah polusi plastik sekitar 9-14 juta ton pada 2016 berpotensi menjadi 23-27 juta ton pada 2040.

Adapun tujuan mengangkat isu ini pada HPSN 2024 ialah dengan adanya peringatan tahunan ini diharapkan bisa memperkuat posisi Pemerintah Indonesia dalam international legally binding instrument (ILBI) on plastic pollution dan kesiapan dalam melaksanakan komitmen Zero Waste Zero Emission pada tahun 2050.

Baca Juga :  Sultra Masuk Daftar Daerah Peringatan Dini Cuaca Ekstrem; Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan selaku penyelenggara juga berharap peringatan HPSN 2024 juga ditujukan untuk mendorong peran semua pihak baik pemerintah daerah, produsen dan masyarakat luas untuk mendukung pemenuhan target nasional dalam penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor limbah dan sampah.

Kondisi Sampah Plastik di Sultra

Update data dari Dinas Lingkungan Hidup Sultra tahun 2023, sampah plastik di Sultra menempati urutan kedua sebaran sampah di Bumi Anoa. Angkanya mencapai 15,5 persen dari total komposisi sampah di Sultra.

Sementara itu, limbah sisa makanan menempati urutan pertama dominasi komposisi jenis sampah dengan akumulasi 34,4 persen dari keseluruhan jenis sampah tahun 2023.

Kepala Seksi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Sultra, Pandu Wiradinata menyebut debit sampah di sejumlah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) terus meningkat, termasuk di kawasan pemukiman dan ruang-ruang publik.

Baca Juga :  Lembaga Pemuda Peduli Nusantara Bahas Optimalisasi Peran Lembaga Penjamin Kredit Bagi UMKM dan Koperasi

Kondisi TPA Kolaka yang diprediksi penuh dalam kurun enam bulan kedepan juga sempat dilaporkan Kepala DLH Sultra sekaligus Pj Bupati Kolaka Dr Andi Makkawaru.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Sultra La Oba memeberkan kondisi beberapa TPA di Sultra yang kini mulai over kapasitas selain TPA Kolaka. Diantaranya adalah TPA Bombana, TPA Muna, TPA Baubau dan TPA Kota Kendari.

“Yang masih memadai menampung sampah, TPA Konsel, Koltim, Wakatobi,” ujar La Oba.

Penanganan sampah di Sultra tidak hanya terkendala minim kesadaran masyarakat, fasilitas dan peralatan pengangkutan sampah. Dari sisi dukungan regulasi dan komitmen pemerintah daerah belum menjadikan persoalan sampah sebagai prioritas.

Jumlah titik pembuangan sampah di kawasan perumahan yang sangat minim juga menjadi salah satu pemicu meningkatnya masalah penumpukan sampah tersebut. Kondisi ini diperburuk rendahnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya.

“Ini memang masalah. Selain sampahnya sangat banyak, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan juga masih kurang. Fasilitas dan anggaran dari pemerintah masih belum cukup,” ucap Pandu, Senin (16/10/2023). Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x