BERITA TERKINIHEADLINE

Duduk Perkara Aksi Rusuh Rombongan HMI Sultra dari Pelabuhan Murhum Hingga Pontianak

×

Duduk Perkara Aksi Rusuh Rombongan HMI Sultra dari Pelabuhan Murhum Hingga Pontianak

Sebarkan artikel ini
Foto: Ist

Duduk Perkara Aksi Rusuh Rombongan HMI Sultra dari Pelabuhan Murhum Hingga Pontianak

LAJUR.CO, JAKARTA – Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang ke XXXII di Kota Pontianak, Kalimantan Barat diwarnai kericuhan saat Sidang Pleno 1 berlangsung, Minggu malam (26/11/2023). Aksi saling dorong dan adu mulut pun terjadi dalam forum sidang tersebut.

Beberapa hari sebelumnya, aksi rusuh yang sama juga terjadi saat pemberangkatan rombongan liar dari Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Sulawesi Tenggara (HMI BADKO Sultra). Peristiwa itu terjadi di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, sekitar pukul 10.00 WITA, Kamis (23/11/2023).

Koordinator Rombongan Penggembira, Rum Syahruddin kader HMI Cabang Kendari mengatakan keributan dipicu adanya ketidaksesuaian data penumpang dimiliki rombongan dengan data pihak Pelni. Akibatnya dua orang kader tertinggal di pelabuhan yang kemudian memutuskan kembali ke Kota Kendari.

Baca Juga :  'Bela Diri' Oknum Polisi yang Bikin Dua Nelayan Konsel Tewas Tertembak Senpi

“Keterangan dari Pelni & data kami koordinator rombongan 160 kuota disiapkan itu tidak sesuai. Ketika masuk ke pemeriksaan pertama di Pelabuhan Murhum semuanya telah terdata. Pemeriksaan kedua datanya lebih 2 orang. Kemungkinan, ada penumpang umum menyelinap masuk rombongan atau pihak PT. Pelni keliru dalam menghitung karena mereka hitung manual sebelum tiket diberikan,” jelas Rum Syahruddin, Senin (26/11).

Baca Juga :  Tekuni Usaha Online Shop, Mahasiswi STMIK Bina Bangsa Raup Cuan Jutaan Rupiah

Lebih jauh, Rum menilai adanya insiden kontak fisik yang terjadi antara oknum buruh dan kader HMI saat pemberangkatan tersebut sebagai bentuk tidaksanggupnya aparat keamanan menjaga Kamtibmas di Kota Baubau. Sejumlah kader HMI diketahui mengalami tindakan represif ditengah-tengah mempersiapkan perjalanan mereka di pelabuhan Murhum itu.

“Tindakan represif yang kami dapatkan dari oknum buruh maupun siapapun yang ada pada saat itu tidak bisa kami tolerir. Ini membuktikan ketidaksanggupan aparat mengawal keamanan demi mewujudkan Kamtibmas ditengah-tengah masyarakat kota Baubau,” tegasnya.

Saat ini, para kader dalam rombongan itu tengah melakukan perjalanan dari Kabupaten Ketapang menuju Kota Pontianak, lokasi Kongres HMI digelar. Saat ditanya soal kericuhan di arena kongres, Rum mengaku pihaknya tidak terlibat dalam suasana gaduh hingga keributan seperti informasi yang banyak beredar, seperti dilansir dari akun @koranhmi.

Baca Juga :  Kata Koordinator Soal Aksi Rusuh Rombongan HMI Sultra dari Pelabuhan Murhum Hingga Pontianak

“Rombongan dari Sultra tidak terlibat bahkan baru mengetahui informasi kerusuhan yang terjadi ketika masih berada di Banjarmasin, Kalsel sehari setelah berlabuh di Pelabuhan Semayang Kota Balikpapan. Kalau mengenai kondisi dan situasi terkini sampai detik ini pun kami belum tau,” lanjutnya saat ditanya soal rusuhnya forum pengambilan keputusan di tubuh organisasi itu. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x