BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Edukasi Limbah dan Agrikultur, GenBI STIE 66 Kendari Ajak Warga Kendalikan Inflasi dari Rumah

×

Edukasi Limbah dan Agrikultur, GenBI STIE 66 Kendari Ajak Warga Kendalikan Inflasi dari Rumah

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Upaya mengendalikan inflasi tak melulu bergantung pada kebijakan pemerintah. Dari pekarangan rumah, masyarakat juga dapat berkontribusi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui gerakan menanam tanaman pangan dan mengelola limbah organik.

Semangat itu diusung Generasi Baru Indonesia (GenBI) STIE 66 Kendari melalui program GenBI GELAR (GenBI Edukasi Limbah dan Agrikultur). Kegiatan ini mendorong masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mengurangi limbah rumah tangga.

Ketua Komisariat GenBI STIE 66 Kendari, Saprial Razak, mengatakan rumah tangga memiliki peran strategis membantu menekan laju inflasi. Karena itu, peserta tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga dibekali bibit cabai untuk ditanam di rumah masing-masing.

Baca Juga :  Kampus Pelita Ibu Naik Status Jadi Universitas, Rektornya Dinakhodai Rosmawati Ibrahim

Peserta kegiatan terdiri atas ibu-ibu PKK Kelurahan Kemaraya, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Tenggara (Sultra), mahasiswa, hingga masyarakat umum.

“Harapannya agar masyarakat bisa tanam sendiri cabai atau tanaman-tanaman inflasi lainnya. Supaya dari masyarakat sendiri dapat membantu pemerintah atau membantu negara dalam menekan tingkat inflasi dari rumah sendiri, dan diri kita sendiri dulu,” kata Saprial kepada Lajur.co, Minggu (5/7/2026).

Selain membagikan bibit cabai, GenBI STIE 66 Kendari juga memberikan pelatihan pembuatan eco enzyme dengan memanfaatkan limbah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran dan kulit buah.

Menurut Saprial, eco enzyme memiliki beragam manfaat, mulai dari membantu perawatan tanaman hingga digunakan sebagai bahan pembersih ramah lingkungan. Selama ini, limbah buah dan sayuran umumnya hanya berakhir sebagai sampah, padahal masih dapat diolah menjadi produk yang bernilai guna.

Baca Juga :  Tradisi Suku Muna Olah Umbi Hutan yang Mengandung Sianida Jadi Kuliner Lezat, Bisa Hasilkan Cuan

“Kami ingin masyarakat lebih mandiri dalam mengelola sampah rumah tangga secara berkelanjutan,” ujarnya.

Program GenBI GELAR merupakan pengembangan dari program BERDASI (Berdaya Sadar Inflasi) yang sebelumnya dijalankan GenBI STIE 66 Kendari melalui budidaya cabai dan bawang.

Bibit cabai yang dibagikan kepada peserta merupakan hasil pembibitan anggota GenBI. Selain mengelola lahan pertanian secara kolektif, setiap anggota juga menerapkan konsep home farming di rumah masing-masing sebagai bentuk ketahanan pangan skala keluarga.

Baca Juga :  OJK Setujui Peleburan Lima BPR ke BPR Pataru Laba

Saprial menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari peran GenBI sebagai mitra Bank Indonesia dalam menyosialisasikan berbagai program kepada masyarakat, termasuk upaya pengendalian inflasi melalui penguatan ketahanan pangan.

“Sebagai volunteer membantu Bank Indonesia dalam menyuarakan kebijakan-kebijakan, salah satunya kebijakan moneter seperti inflasi. Jadi dari sisi ketahanan pangannya,” tuturnya.

Melalui GenBI GELAR, para penerima Beasiswa Bank Indonesia berharap semakin banyak masyarakat yang mulai menanam komoditas pangan di pekarangan rumah, mengelola limbah organik secara produktif, serta ikut berkontribusi menjaga stabilitas harga pangan dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x