BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Ini Daftar Harga Komoditas Pangan di Pasar Murah GPM Pelataran Balai Kota Kendari

×

Ini Daftar Harga Komoditas Pangan di Pasar Murah GPM Pelataran Balai Kota Kendari

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Gerakan Pangan Murah (GPM) di pelataran Balai Kota Kendari menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Beras, minyak goreng, hingga cabai dijual dengan harga di bawah pasaran selama kegiatan berlangsung pada 21–23 Oktober 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan pelaksanaan GPM di Kota Kendari telah mencapai 124 kali. Capaian tersebut menempatkan Kendari pada peringkat keempat secara nasional untuk pelaksanaan GPM di tingkat kota.

Jika digabungkan dengan kabupaten, ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut berada di posisi ke-11 secara nasional.

Abdul Rauf menyampaikan capaian tersebut saat pelaksanaan GPM di pelataran Balai Kota Kendari. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Warga Kendari Kecewa QR Code BBM Dipakai Orang Lain, Petugas SPBU Ketahuan Layani Barcode Curian?

Pada pelaksanaan kali ini, pemerintah melibatkan 16 distributor yang menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan pasaran.

“Tentu GPM yang kita lakukan ini semua berkat sinergi dan kolaborasi, terutama dari Bulog sebagai penyedia kebutuhan pangan. Ada tiga komoditas penugasan kita, yakni Minyakita, beras SPHP, dan gula,” kata Abdul Rauf.

Selain Perum Bulog dan distributor, sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kendari turut meramaikan kegiatan dengan menjual aneka olahan pangan.

Baca Juga :  Atasi Antrean BBM, Pertamina Tambah Jumlah Nozzle SPBU di Kendari

Kehadiran UMKM tersebut tidak hanya menambah pilihan produk bagi pengunjung, tetapi turut mendorong perputaran ekonomi di tingkat masyarakat.

“Kemudian juga lebih menariknya lagi, karena ada UMKM olahan pangan ini yang menarik. Karena benar-benar terjadi keputaran transaksi uang walaupun di tingkat paling bawah,” ungkapnya.

Dari sejumlah komoditas yang tersedia, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp58.000, lebih murah dibandingkan harga pasaran yang berkisar Rp62.000 hingga Rp65.000.

Minyakita kemasan dua liter ditawarkan Rp31.000, sedangkan harga di pasaran mencapai Rp37.000 hingga Rp38.000. Adapun cabai dijual sekitar Rp80.000, lebih rendah dibandingkan harga pasar yang berkisar Rp90.000 hingga Rp100.000.

Baca Juga :  Drama Unsultra Belum Kelar, Gubernur ASR Minta Kejati Usut Lahan Pemprov Diduduki Yayasan

Abdul Rauf menjelaskan, selisih harga tersebut menjadi salah satu alasan GPM diminati masyarakat. Terlebih, kemarau panjang turut menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi memengaruhi ketersediaan dan harga sejumlah bahan pangan.

“Faktor kemarau panjang, sehingga pangan murah ini selalu menjadi idola bagi masyarakat. Karena harga-harga yang kita berikan di masyarakat benar-benar memang di bawah harga pasar,” ujar Abdul Rauf.

Melalui kegiatan GPM yang digelar secara berkelanjutan, Pemkot Kendari berharap masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program tersebut sekaligus menjadi ruang pemasaran bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas penjualan dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Sis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!