LAJUR.CO, KENDARI – Kabar baik bagi masyarakat di wilayah kepulauan Sultra. Kini, warga Pulau Wawonii di Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), dan Pulau Kabaena di Kabupaten Bombana tidak lagi ribet harus menyeberang laut hanya untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kemudahan tersebut hadir melalui inovasi SIMPUL (SIM Masuk Pulau) yang diluncurkan Polda Sultra. Dalam implementasinya, layanan tersebut menghadirkan Bus SIM Keliling sebagai bagian dari inovasi SIMPUL yang langsung menjangkau wilayah kepulauan, sehingga masyarakat dapat mengurus penerbitan maupun perpanjangan SIM dengan lebih dekat, cepat, dan efisien.
Peluncuran Bus SIM Keliling yang merupakan bagian ekosistem layanan SIMPUL dilakukan langsung Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji saat rangkaian Gebyar Festival Keselamatan Berlalu Lintas dan Bhayangkara Run yang digelar di Pelataran Eks MTQ Kendari, Minggu (5/7/2026).
Gawean tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sultra Hugua Ketua DPRD Sultra Laode Tariala, Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, Danlanud Halu Oleo Kol Pnb Tarmuji, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, jajaran Forkopimda, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Kapolda Sultra mengatakan, SIMPUL merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan yang selama ini harus mengeluarkan biaya dan waktu lebih banyak untuk mengurus SIM di daratan.
“Ini adalah strategi mendekatkan Polri dengan masyarakat. Kita harus bisa mendekatkan kebermanfaatan bagi masyarakat dengan memberikan layanan SIM yang lebih dekat. Dulu masyarakat harus datang ke Polres dengan biaya transportasi yang mahal, sekarang layanannya kami dekatkan,” kata Himawan.
Menurutnya, melalui layanan SIMPUL, masyarakat dapat mengakses seluruh tahapan penerbitan SIM secara lengkap, baik untuk permohonan baru maupun perpanjangan.
Proses dimulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, ujian teori menggunakan Audio Visual Integrated System (AVIS) berbasis komputer, hingga ujian praktik di lapangan dan jalan umum sebelum SIM dicetak.
Layanan itu didukung sarana operasional berupa Bus SIM Keliling, kendaraan uji praktik roda empat dan roda dua, serta kendaraan pendukung dari lembaga pelatihan mengemudi. Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan seluruh rangkaian pelayanan dilakukan langsung di lokasi tanpa masyarakat harus ke kota.
Selain itu, layanan SIMPUL telah terintegrasi dengan sistem pembayaran digital melalui kerja sama dengan Bank Indonesia, sehingga masyarakat dapat melakukan transaksi secara non-tunai menggunakan QRIS.
“Bisa langsung membuat SIM. Kami juga bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam kaitannya dengan pembayaran yang dilakukan menggunakan QRIS. Ini inovasi dari Polri agar bisa dimanfaatkan masyarakat sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Usai peluncuran, Kapolda Sultra bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung fasilitas Bus SIM Keliling yang menjadi bagian dari layanan SIMPUL. Kendaraan tersebut dirancang layaknya kantor pelayanan Satlantas berjalan dengan fasilitas lengkap untuk mendukung seluruh proses administrasi.
Pada kesempatan itu, Kapolda berdialog secara virtual dengan masyarakat di wilayah kepulauan yang akan menjadi lokasi operasional SIMPUL. Warga menyampaikan apresiasi atas inovasi tersebut karena dinilai mampu memangkas biaya transportasi dan waktu perjalanan yang selama ini harus ditempuh dengan menyeberang laut.
Peluncuran SIMPUL menjadi salah satu agenda utama dalam Gebyar Festival Keselamatan Berlalu Lintas dan Bhayangkara Run dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan lomba lari yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Sultra, senam bersama, hingga hiburan artis tanah air.
Momen tersebut ikut dimanfaatkan sebagai ajang edukasi keselamatan berlalu lintas, sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, serta kampanye tertib berlalu lintas. Di penghujung acara, Polda Sultra mengumumkan pemenang lomba konten kreatif keselamatan berlalu lintas dan public speaking Duta Keselamatan sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara. Adm



