BERITA TERKINIHEADLINE

Kendari Panas Membara! Motor Pengantre Pertalite di SPBU Bawa Payung – Ngemper di Sisi Mobil

×

Kendari Panas Membara! Motor Pengantre Pertalite di SPBU Bawa Payung – Ngemper di Sisi Mobil

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – ​Terik matahari yang membakar sama sekali tak menyurutkan niat para pengendara motor di Kota Kendari untuk berburu Pertalite. Di tengah antrean yang mengular panjang, mereka punya bermacam jurus unik agar bisa bertahan dari sengatan panas yang memikul bahu.

​Maklum, Kota Kendari dan sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara saat ini memang sedang berada di puncak musim kemarau. Cuaca di siang hari terasa amat terik dan menyengat kulit. BMKG menyebut, Kota Kendari memasuki panas ekstrem titik tertinggi mencapai sekitar 31°C pada awal September ini.

Baca Juga :  Resmi Sandang Gelar Guru Besar, Prof. Najib Husain Siapkan Inovasi Komunikasi Pembangunan Berbasis Data & Kearifan Lokal

​Pantauan di SPBU Brimob Kendari, Jumat (4/9/2026), sekitar pukul 13.00 Wita, terlihat deretan kendaraan roda dua dan roda empat yang mengantre panjang. Barisannya mengular hingga nyaris menyentuh satu kilometer demi mendapatkan giliran pengisian BBM.

​Bagi para pemotor, momen menunggu giliran pengisian BBM jelas bukan perkara gampang. Mereka harus berdiri di ruang terbuka dan terpapar langsung terik matahari.

​Menyiasati kondisi panas menyengat, tampak seorang ibu-ibu membawa payung sambil tetap duduk di atas motornya. Satu tangan memegang setang, sementara tangan lainnya kokoh menggenggam gagang payung, sambil sesekali mengerek motor menuju titik pengisian BBM.

Baca Juga :  Runner, Jangan Lewatkan! Telkomsel Tebar Promo Menarik di Kendari Half Marathon 2026 Besok

​Ada pula pengendara yang memilih ‘ngemper’ santai di sisi mobil yang ikut mengantre. Bayangan dari bodi mobil bongsor dimanfaatkan sebagai tempat berlindung sementara dari sengatan cahaya mentari.

Sementara itu, tak sedikit pemotor yang memilih meninggalkan kendaraannya sejenak untuk mencari tempat berteduh di pinggir jalan, sembari sesekali menengok antrean agar posisinya tak terserobot.

​Kondisi ini bikin perjuangan berburu Pertalite terasa makin menguras tenaga. Para pemilik roda dua tak cuma membuang waktu, tetapi juga harus berjibaku dibawah terik cuaca.

Baca Juga :  Kebakaran Punggolaka Kendari Hanguskan Rumah, 2 Kios dan Salon

​Berbeda dengan pengemudi mobil. Meski sama-sama terjebak dalam antrean panjang pengguna roda empat setidaknya masih bisa berlindung di dalam kabin kendaraan.

​Fenomena antrean Pertalite di Kendari belakangan memang kian pelik dan sulit diurai. Pemandangan ratusan mobil dan motor yang memadati bahu jalan demi mengantre BBM kini seolah sudah jadi pemandangan sehari-hari di hampir seluruh SPBU Kota Kendari. Pertamina menyebut ada kenaikan konsumsi pertalite di Sultra yang memicu antrean panjang. Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *