BERITA TERKINIHEADLINE

Resmi Sandang Gelar Guru Besar, Prof. Najib Husain Siapkan Inovasi Komunikasi Pembangunan Berbasis Data & Kearifan Lokal

×

Resmi Sandang Gelar Guru Besar, Prof. Najib Husain Siapkan Inovasi Komunikasi Pembangunan Berbasis Data & Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Pengukuhan Prof. M. Najib Husain sebagai Guru Besar Bidang Komunikasi Pembangunan Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi tonggak baru dalam perjalanan akademiknya. Di balik capaian tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk melahirkan lebih banyak sumber daya manusia unggul melalui penguatan atmosfer akademik di perguruan tinggi.

Usai dikukuhkan sebagai guru besar pada Rabu (29/7/2026), Prof. Najib mengatakan jabatan profesor bukan sekadar puncak karier akademik, tetapi juga amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar bagi dunia pendidikan dan pembangunan.

Menurutnya, seorang guru besar tidak hanya dituntut menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Baca Juga :  Kafilah Muna Barat Raih Peringkat Ketujuh di MTQ Sultra 2026, Kabag Kesra : Tetap Belajar dan Belajar

“Seperti yang disampaikan Pak Rektor, warisan guru besar itu bukan hanya publikasi, tetapi bagaimana melahirkan dan menciptakan manusia-manusia unggul. Itu yang menjadi poin penting bagi kami untuk diwujudkan dalam atmosfer akademik yang dibutuhkan hari ini,” ujarnya kepada awak media.

Komitmen tersebut sejalan dengan rekam jejak akademiknya. Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO itu menempuh pendidikan sarjana di Universitas Halu Oleo, melanjutkan studi magister di Universitas Hasanuddin, kemudian meraih gelar doktor di Universitas Gadjah Mada.

Selama berkarier sebagai akademisi, Prof. Najib telah melaksanakan 22 penelitian yang didanai berbagai kementerian. Ia juga menghasilkan 88 publikasi ilmiah dan 15 kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Karya-karyanya dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi, jurnal internasional, hingga jurnal nasional terakreditasi.

Baca Juga :  Lolos Tiga Besar, Prof. Takdir Saili Serahkan Penilaian Akhir ke Tangan Menteri

Sebagai Guru Besar Bidang Komunikasi Pembangunan, Prof. Najib bertekad menghadirkan pendekatan baru dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, konsep komunikasi pembangunan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui perpaduan antara kearifan lokal dan pemanfaatan teknologi berbasis data.

Ia menilai penggunaan data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran dalam menyelesaikan berbagai persoalan di daerah.

“Salah satu tawaran saya adalah bagaimana mengombinasikan kearifan lokal dengan penggunaan teknologi, dalam hal ini penggunaan data-data yang betul-betul akurat, agar penyelesaian berbagai permasalahan di daerah bisa lebih efektif,” katanya.

Baca Juga :  Permainan Tradisional 'Dopoase' Warnai Semarak HUT Ke-12 Muna Barat

Setelah resmi menyandang gelar profesor, Prof. Najib akan memfokuskan penelitian dan pengabdiannya pada isu pelestarian lingkungan, terutama menjaga keberlanjutan kawasan hutan. Pendekatan komunikasi pembangunan yang dikembangkannya, kata dia, telah memberikan hasil positif di sejumlah wilayah di Kabupaten Buton.

“Hasil penelitian kami menunjukkan ada beberapa wilayah di Kabupaten Buton yang hutannya tetap terjaga dengan menggunakan pendekatan yang kami sebut dua mesin komunikasi,” tuturnya.

Melalui inovasi tersebut, Prof. Najib berharap komunikasi pembangunan tidak berhenti sebagai kajian akademik semata, melainkan mampu menjadi instrumen dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x