BERITA TERKINIHEADLINEKESEHATANLIFE STYLE

Kendari Rawan Tertular Virus Corona, IDI Sultra : KKP Harus Optimal !

×

Kendari Rawan Tertular Virus Corona, IDI Sultra : KKP Harus Optimal !

Sebarkan artikel ini

SULTRABERITA.ID, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan wajib mewaspadai siapapun pendatang dari Negara Cina lewat jalur Bandara Haluolelo selang merebaknya informasi penularan virus Corona.

BACA JUGA :

Imbauan Kesiapsiagaan penyakit Pneumonia Berat oleh Kemenkes RI. Foto : IDI Sultra

Demikian disampaikan Ketua IDI Sultra, La Ode Rabiul Awal, menyikapi fenomena kasus virus mematikan ‘corona’ yang diketahui berasal dari Wuhan Negara Cina.

Bandara Haluoleo adalah pintu utama masuknya warga negara atau pekerja Cina di Kota Kendari Sultra.

Sebagaimana diketahui, hilir mudik imigran Cina menjadi tontotan sehari-hari di Bandara Haluoleo. Hal itu kian marak sejak Kawasan Mega Industri Morosi di Konawe berdiri.

Baca Juga :  Dosen IAIN Kendari Dilatih Susun Artikel Berstandar Internasional

Bukan hanya warga Cina, lanjut Rabiul, siapapun yang baru saja melakukan perjalanan dari negeri Gingseng masuk ke Sultra sejak akhir Desember 2019 patut mendapat pemeriksaan medis.

“Prinsipnya semua yang dari Cina adalah terduga. Untuk mereka yang datang setelah tanggal 31 Desember. KKP Bandara harus dioptimalkan,” imbau Rabiul.

Adapun pendatang yang baru saja bertolak dari Negara Cina yang patut diwaspadai adalah mereka dengan dengan gejala batuk, sesak napas dan demam. Ini adalah gambaran mereka yang berpotensi terinfeksi virus Corona.

Kata Rabiul, Sultra terutama Kota Kendari masuk dalam daerah yang sangat rawan tertular virus corona. Ini mengingat mobilitas pekerja asal Cina begitu tinggi di Bandara Haluoleo Kendari.

KKP selaku lembaga yang memiliki otoritas proteksi di jalur masuk transportasi udara, lanjut Rabiul sudah seyogyanya melakukan langkah pencegahan.

Baca Juga :  Buser 77 Ciduk Sopir Mobil yang Nyolong Dua Handphone di Kamar Kost

“Kendari Sultra salah satu daerah rawan,” ucapnya.

Sementara itu, Bandara Haluoleo Kendari sejak Rabu 23 Januari 2020, meningkatkan pengawasan terhadap penumpang pesawat yang masuk melalui airport utama Bumi Anoa.

Hal itu ditandai dengan dipasangnya alat deteksi suhu badan di pintu kedatangan Bandara Haluoleo.

Oleh Plt Kepala KKP Kelas II Kendari, Adha F Ondu menyatakan pemasangan alat filter medis itu merujuk surat edaran Dirjen Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementrian Kesehatan mencegah masuknya virus Corona di Indonesia.

KKP turut mengawasi kapal-kapal perusahaan tambang yang beroperasi di Sultra. Pasalnya, sebagian besar karyawan tambang merupakan TKA Cina.

Khusus WNA Cina, mereka yang terdeteksi memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celcius wajib mengikuti pemeriksaan medis lanjutan memastikan adanya virus Corona.

“Harus siaga karena ini daerah perlintasan WNA Cina,” ujar Adha.

Sementara itu, hingga 22 Januari sebanyak 17 orang dinyatakan meninggal dunia akibat virus Corona di Negara Cina.

Baca Juga :  Pasca Gempa 5,8 SR Mamuju, Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulawesi Aman

Wabah ini dengan cepat telah menyebar di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Makau.

Wuhan di provinsi Hubei, China, lokasi yang diduga asal mula penyebaran virus corona tengah melakukan proteksi, menutup akses mobilisasi warga demi sterilisasi mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.

Khusus di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menjadi basis hilir mudik ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok, IDI Sultra meminta pemerintah mulai waspada terhadap potensi masuknya virus coronavirus.

Virus Corona merupakan wabah mematikan dengan gejala batuk, kesulitan bernapas, dan radang paru-paru.

Dikutip dari Tirto.id, di Amerika, virus asal Cina itu telah menginfeksi sekitar 300 orang. Selain Amerika Serikat, beberapa kasus teridentifikasi di Thailand, Jepang, Korea Selatan. Para penderita terjangkit virus Corona usai melakukan perjalanan ke Wuhan Cina. Adm











0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x