SULTRABERITA.ID, KENDARI – Semangat #TerusBergerakMaju Bersama Indonesia terus dibuktikan melalui kerja nyata oleh Telkomsel dengan menghadirkan new combat 4G di Desa Usuku Kelurahan Tongano Barat Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi.
BACA JUGA :
- Transformasi IAIN ke UIN Kendari: Draft Statuta & ORTAKER Dibahas
- PT Vale Indonesia Tbk – Pemkab Luwu Timur Sepakati Penyelesaian Lahan Old Camp di Sorowako
- Didukung Indosat, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Cetak Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia lewat Live TikTok 11 Jam
- Ketua Kadin Sultra Anton Timbang Resmi Tersangka Kasus Tambang Nikel Ilegal di Konut
- Masuk Gedung Diminta KTP-Difoto, Itu Langgar Undang-Undang
Manager Network Service Telkomsel Kendari, Teksan Ismail mengatakan hadirnya Telkomsel di Desa Usuku merupakan bagian komitmen Telkomsel dalam membuka isolasi telekomunikasi di berbagai pelosok daerah.

“Combat setinggi 15 meter ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, selain untuk berkomunikasi juga nantinya dimanfaatkan untuk menunjang potensi desa,” terang Teksan, Senin 22 Juni 2020.
Selain merampungkan jaringan, Telkomsel juga secara massive melakukan layanan purna jual berupa penjualan kartu perdana, voucher isi ulang untuk pemenuhan layanan komunikasi sehari-hari.
Infrastruktur jaringan baru Telkomsel di daerah pelosok diharapkan mampu memberi dampak positif untuk perkembangan daerah baik ekonomi dan pariwisata.
Selain itu, masyarakat dapat membuka usaha baru seperti outlet layanan produk Telkomsel, lapangan kerja, usaha online hingga promosi wisata di daerah sehingga menjadi daya investasi dan mendatangkan wisatawan.
Camat Tomia Timur, La Ode Usra SPd menyambut bahagia hadirnya layanan jaringan telekomunikasi Telkomsel di sana.
“Kehadiran Telkomsel di Desa Usuku Tomia sangat membantu masyarakat setempat khususnya di masa pandemi karena saat ini semua serba online termasuk kebutuhan pelajar/mahasiswa dalam proses belajar secara online,” ujarnya.
Daerah Tomia sendiri merupakan bagian dari pulau kedua di Wakatobi yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.
“Jadi pembangunannya sangat tepat. Semoga Telkomsel selanjutnya dapat menjangkau desa-desa lain di Wakatobi,” sambungnya.
Teksan menyatakan upaya Telkomsel menjangkau desa Usuku dalam agenda perluasan infrastruktur jaringan telekomunikasi bukan tanpa kendala.
“Tantangan terberat dalam pembangunan combat 4G di Desa Usuku adalah penggalian pondasi dengan struktur tanah batu kapur. Namun semuanya dapat diselesaikan baik dan sekarang masyarakat telah memanfaatkan layanan telekomunikasi Telkomsel. Secara bertahap, Telkomsel akan terus membuka akses telekomunikasi di berbagai pelosok Sulawesi Tenggara”, tutup Teksan. Adm





