BERITA TERKINIHEADLINE

Vibes Piala Dunia 2026 di Padi Padi Resto Kendari, Karyawan Jamu Tamu Pakai Jersey Bola

×

Vibes Piala Dunia 2026 di Padi Padi Resto Kendari, Karyawan Jamu Tamu Pakai Jersey Bola

Sebarkan artikel ini
Staf Padi Padi Restaurant kompak menggunakan seragam jersey bola.

LAJUR.CO, KENDARI – Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai penjuru dunia. Turnamen sepak bola terbesar sejagat yang resmi resmi bergulir, Jumat (12/6/2026), langsung memantik antusiasme para penggemar bola, termasuk di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Euforia pesta sepak bola empat tahunan itu tak hanya terasa di kalangan pencinta bola. Sejumlah pelaku usaha berlomba menghadirkan berbagai konsep bertema Piala Dunia, menciptakan suasana yang lebih meriah sekaligus memberi pengalaman berbeda bagi para pelanggan.

Salah satunya bisa ditemukan di Padi Padi Restaurant Kendari yang berlokasi di Jalan Ir H Alala, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga. Restoran bergaya Eropa tersebut menghadirkan nuansa sepak bola lewat seragam jersey karyawan para karyawan saat melayani pengunjung.

Pemandangan itu langsung mencuri perhatian begitu memasuki area restoran. Di tengah suasana makan yang nyaman dan elegan, para pelayan tampil lebih santai dengan balutan jersey bernuansa sepak bola yang membuat atmosfer Piala Dunia terasa semakin dekat.

Baca Juga :  Mentan Amran Hadir di Kampus UHO: Bawa Kuliah Umum, Guyur Bantuan 38 Juta Bibit Kakao & Kelapa

Manajer Padi Padi Resto, Yulin, mengatakan konsep penggunaan jersey sepak bola sebenarnya bukan hal baru. Ide tersebut pertama kali diterapkan saat berlangsungnya turnamen sepak bola internasional Piala Asia beberapa waktu lalu dan mendapat respons positif dari pelanggan.

“Jadi gini. Untuk pemakaian seragam jersey sepak bola ini sebenarnya kami dulu itu waktu Piala Asia, jadi kami pakai ini. Supaya lebih pas saja dengan suasananya gitu, karena kebetulan waktu itu memang kami ada mengadakan nonton bareng atau nobar,” kata Yulin kepada Lajur.co.

Sejak saat itu, jersey tersebut rutin digunakan setiap hari Minggu. Namun menjelang Piala Dunia 2026, manajemen kembali menghadirkan vibes untuk menambah semarak suasana restoran.

“Jadi selanjutnya setiap hari Minggu dipakai, dan kebetulan memang ini menjelang juga Piala Dunia, jadi kami pakai lagi supaya lebih semarak lagi ini kan menyambut Piala Dunia,” ujar wanita yang menjagokan tim kesebelasan Curaçao pada ajang World Cup 2026.

Baca Juga :  SPMB SD Kendari 2026 Dibuka 16 Juni: Anak Belum Genap 6 Tahun Bisa Daftar Pakai Syarat Khusus

Tak hanya mengandalkan seragam, Padi Padi Resto juga tengah menyiapkan sejumlah konsep tambahan agar nuansa Piala Dunia semakin terasa.

“Untuk dekornya sih kami sudah planning ke sana. Karena maksud saya supaya lebih semarak juga kan, menambah vibes-nya itu jadi lebih ini, memang menyambut Piala Dunia,” katanya.

Menariknya, jersey yang dikenakan para karyawan tidak dibuat sepenuhnya mengikuti desain sepak bola modern. Ada sentuhan budaya lokal Sultra berupa corak tenun Tolaki yang sengaja dimasukkan agar memiliki identitas tersendiri.

“Jadi ini yang sesungguhnya membuat beda. Meskipun maksudnya ini bola, tapi kami tetap memasukkan budaya Sulawesi Tenggara dalam desain seragam ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Banjir di Sultra Jadi Atensi Presiden: Amran Siapkan Puluhan Miliar Pulihkan Lahan Pertanian, Daerah Cepat Bersurat!

Saat ini Padi Padi Resto memiliki sekitar 43 karyawan. Dari jumlah tersebut, sekitar 25 orang yang bertugas sebagai server dan berinteraksi langsung dengan pelanggan kompak mengenakan jersey bertema sepak bola.

Selain dekorasi dan seragam, restaurant yang menyediakan ragam menu autentik chinese food, kelezatan kuliner nusantara dan lokal itu berencana menghadirkan agenda nobar selama Piala Dunia berlangsung.

“Kalau itu sih kita baru wacana (Nobar,red). Meskipun tinggal beberapa hari tapi kami sudah ada wacana ke sana. Paket untuk nobar itu,” ungkap Yulin.

Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah turnamen. Untuk pertama kalinya ajang ini digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Jumlah peserta juga bertambah dari 32 menjadi 48 negara, sehingga menghadirkan lebih banyak pertandingan dan persaingan yang diprediksi semakin sengit. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x