BERITA TERKINIHUKRIMPERISTIWA

Nelayan di Buton Hilang di Perairan Wakatobi Gegara Disambar Petir Saat Melaut 

×

Nelayan di Buton Hilang di Perairan Wakatobi Gegara Disambar Petir Saat Melaut 

Sebarkan artikel ini
Tim SAR diberangkatkan menuju lokasi hilangnya La Jamadin (55) nelayan yang disambar petir, Rabu (23/11/2022).

LAJUR.CO, KENDARI – Seorang nelayan asal Buton dilaporkan hilang di perairan yang menghubungkan Kabupaten Buton dan Kabupaten Wakatobi, Rabu (23/11/2022).

 

Nelayan hilang bernama La Jamadin (55). Lelaki paruh baya itu awalnya keluar rumah sekitar 03.00 WITA untuk mencari ikan menggunakan longboat. Saat berada di perairan antara Desa Koholimombono Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton dengan Karang Kapota, Kabupaten Wakatobi hujan deras mengguyurnya.

Baca Juga :  Pegadaian Kendari Setop Layani Transaksi Gadai Tupperware, Berikutnya Alasannya!

 

Hujan disertai angin kencang dan petir membuatnya kehilangan fokus mengendalikan kapalnya. Saat dirinya berusaha melakukan engkol mesin, petir menyambarnya hingga terjatuh ke laut.

 

Sekitar pukul 11.00 WITA, petir tetiba menyambar warga Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo itu dengan keras sehingga nelayan tersebut terjatuh ke laut.

 

Humas Basarnas Kendari Wahyudi mengatakan sebelum diinformasikan kepada Basarnas, pencarian terhadap korban hilang itu telah dilakukan oleh rekan dan keluarganya namun nihil.

Baca Juga :  Bappeda Sultra Bahas Strategi Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

 

Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian baru dilakukan pada Sabtu (24/11) sekitar pukul 07.30 WITA. Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan. Jarak yang harus ditempuh tim SAR Wakatobi sekitar 37 NM.

 

“Unsur yang terlibat dalam pencarian ini ada Rescue SAR Wakatobi, Polsek Pasarwajo, BPBD Buton, aparat desa/kecamatan hingga keluarga korban dan para nelayan di sekitar LKK,” ulas Wahyudi.

Baca Juga :  BMKG Beber Fakta Gerhana Bulan Pertama di Langit Sultra

 

Tim yang diberangkatkan menggunakan RIB satu unit dan 10 unit longboat. Selain itu, juga disertai peralatan pendukung keselamatan lainnya. Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap korban itu belum membuahkan hasil. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x