SULTRABERITA.ID, KENDARI – General Manager PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII, C.D. Sasongko, melakukan Management Walkthrough (MWT) ke Fuel Terminal (FT) Kolaka dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.
BACA JUGA :
- Menolak Redup! PBB Pusat Mau Usul Ruksamin Tersangka Kasus Pencurian Jadi Menteri Kabinet Prabowo-Gibran
- Musim Kemarau, Kawasan Persawahan Amohalo Kendari Hasilkan Panen Signifikan
- Ada LPG 3 Kg Dijual di Atas HET, Warga Kendari Bisa Lapor Langsung Call Center 112
- Kebakaran Sapu Rata Kios, Bengkel Motor dan Ruko di Konda
- Aturan Baru Aplikasi Android Berlaku 30 September, RI Termasuk
Rangkaian MWT yang dilakukan mulai Rabu (24/06) hingga Kamis (25/06) ini guna memastikan kelancaran dan kehandalan sarana prasarana unit operasi di wilayah kerja MOR VII.
Turut hadir pada saat MWT GM MOR VII yaitu Region Manager Retail Sales VII, Remigius Choerniadi Tomo, Region Manager Supply & Distribution VII, Hari Purnomo, Region Manager HSSE VII, Yock Yorlando dan Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan.
Sedangkan tim FT Kolaka dihadiri oleh Fuel Terminal Manager Kolaka, Kaliman Masrani, serta Sales Branch Manager Rayon VI Sulseltra, Agung Wijaya Wicaksono.
Pada kesempatan tersebut, Sasongko memberi arahan serta mengunjungi beberapa titik di dalam FT Kolaka mulai dari jetty, tangki. Termasuk pengecekan kehandalan alat pemadam untuk kondisi darurat.

“MWT ini merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk melihat kondisi real kesiapan dan kehandalan sarfas Pertamina,” ujar Sasongko.
FT Kolaka sendiri merupakan salah satu dari 17 Fuel Terminal yang dikelola oleh Pertamina MOR VII yang lokasinya berada di Sulawesi.
Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlokasi di Kabupaten Kolaka ini memiliki kapasitas tangki mencapai 7.500 kilo liter (KL) untuk keseluruhan produk BBM.
Adapun area distribusi FT Kolaka melingkupi Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur dan Bombana.
Selain kunjungan ke FT Kolaka, GM MOR VII juga menyempatkan berkunjung ke DPPU Haluoleo guna melihat kesiapan DPPU Haluoleo mengantisipasi kenaikan permintaan Avtur di New Normal ini.
“Meski penerbangan masih terbatas, kami tetap harus memastikan kesiapan DPPU Haluoleo dalam penyaluran Avtur agar bisa berjalan dengan baik dan optimal,” pungkasnya. Adm



