SULTRABERITA.ID, KENDARI – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelaskan melelalui program subsidi bunga kredit bisa membatu para nelayan dan petani miskin untuk meneruskan usahannya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menjelaskan pemerintah saat ini sudah menyiapan Rp 34 triliun untuk merelaksasi pembayaran angsuran dan subsidi bunga kredit untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
BACA JUGA :
- ‘Riweh’ Distribusi Beras Banjir di Kendari, Karung Bulog 50 Kg Dibongkar Demi Jatah 2,1 Kg per Orang
- Harga Sayur di Kendari Bikin Menjerit Imbas Banjir Konda, Pedagang Terpaksa Jual Sayur Buangan
- Wali Kota Siska Terima 300 Paket Sembako dari Bank Sultra untuk Warga Terdampak Banjir
- ASN Wajib Jalankan 10 Program Direktif Prabowo Tanpa Kritik, Wagub Sultra: “Laksanakan! Itu Perintah”
- Kemenhub Sesuaikan Fuel Surcharge Angkutan Udara, Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik
“Saya kira sudah berjalan, pemeritah sudah siapkan Rp 34 triliun untuk merelaksasi pembayaran angsuran dan subsidi bunga kredit yang disalurkan lewat KUR, Mekar, UMI, pegadaian, dan lewat perusahaan pembiayaan lainnya,” kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas terkait insentif bagi petani dan nelayan dalam ranga menjaga ketersediaan bahan pokok, Kamis (28/5).
Dia menjelaskan penundaan angsuran dan subsidi pada penerima bantuan permodalan yang dilakukan pada beberapa lembaga. Mulai dari kementerian, hingga Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP). “Baik itu dari KKP, pertanian,” kata Jokowi.
Kemudian, dia juga menjelaskan untuk membantu para nelayan dan petani bisa menggunakan instrumen bantuan non fiskal melalui kebijakan supply chain. Nantinya kata Jokowi diharapkan para petani dan nelayan bisa terpenuhi kebutuhan bibit hingga alat produksi.
“Kita harapkan usaha pertanian dan perikanan ini bisa lebih baik melalui ketersediaan bibit, pupuk, alat produksi,” jelas Jokowi. Adm
sumber: liputan6.com
judul: https://m.liputan6.com/bisnis/read/4264906/pemerintah-siapkan-rp-34-triliun-untuk-umkm-petani-dan-nelayan





