BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Hibah Bandara Sorowako dari PT Vale Jadi Kado Spesial HUT Luwu Timur ke-19

×

Hibah Bandara Sorowako dari PT Vale Jadi Kado Spesial HUT Luwu Timur ke-19

Sebarkan artikel ini
Bandara Sorowako Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan.

LAJUR.CO, KENDARI – Bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Luwu Timur ke-19, PT Vale Indonesia melakukan serahterima Bandara Sorowako kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Infrastruktur bandara menjadi kado istimewa dari perusahaan tambang dan pengolahan nikel terintegrasi yang beroperasi di Blok Sorowako, Kabupaten Luwu tersebut untuk masyarakat dari dalam mendukung kelancaran akses transportasi termasuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulsel.

Serahterima Bandara Sorowako berlangsung saat rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Luwu Timur di gedung paripurna DPRD Luwu Timur, Kamis (12/5/22).

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memimpin prosesi serahterima hibah infrastruktur Bandara Sorowako oleh Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Febriany Eddy. Keduanya terlihat kompak memakai pakaian adat khas Sulsel berwarna hijau.

Baca Juga :  PT Vale Dukung Kawasan Wisata Jadi Sumber Ekonomi

Infrastruktur transportasi udara didedikasikan PT Vale untuk masyarakat menandai komitmen penuh perusahaan mendorong kemajuan dan kemakmuran Provinsi Sulsel.

Andi Sudirman mengucap syukur atas bantuan infrastruktur bandara PT Vale yang diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Luwu Timur serta Provinsi Sulsel secara menyeluruh. Kata dia, infrastruktur bandara telah lama digagas sejumlah Gubernur Sulsel terdahulu. Namun keterbatasan anggaran membuat agenda ini urung terlaksana.

“Terimakasih atas komitmen kuat digagas PT Vale. Wacana ini (bandara) sudah empat gubernur, semangat baru PT Vale Alhamdulillah terwujud. Tidak banyak (perusahaan pertambangan) seperti ini yang mau dan bisa memberi kontribusi nyata untuk masyarakat dan daerah. PT Vale bisa menjadi contoh sistem pertambangan nasional di Indonesia,” ucap Andi Sudirman.

Baca Juga :  Telkomsel Gaet Kerjasama Dengan PT OSS

Selaku perpajangan tangan pemerintah pusat di daerah, Andi menegaskan pemerintahnya akan akan terus mendukung keberlanjutan investasi PT Vale Indonesia di Provinsi Sulsel. Terlebih keberadaan PT Vale terbukti telah berhasil menekan angka kemiskinan di Luwu Timur secara bertahap.

Sebagai informasi, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menjalankan kegiatan penambangan dan pengolahan nikel matte secara terintegrasi di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sejak 1968. Sepanjang lima dekade beroperasi, PT Vale telah menjadi bagian dari rantai pasokan nikel dunia. Produksi nikel matte PT Vale memasok 5% kebutuhan nikel global.

Baca Juga :  PT Vale Rilis Data Kinerja Keuangan Triwulan Pertama, Laba Melesat 58%

Sebagai bagian dari salah satu perusahaan multitambang terbesar di dunia, PT Vale mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui praktik tambang yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup dan sosial. Hal itu sejalan dengan misi Perusahaan yaitu mengubah sumber daya alam menjadi sumber kemakmuran dan pembangunan berkelanjutan.

Dari tahun ke tahun, PT Vale terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan dengan mengedepankan inovasi teknologi yang aman, efektif, serta ramah lingkungan. Di 2018, PT Vale menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) yang mengacu pada standar internasional ISO 14001:2015. Tujuannya adalah memperluas cakupan pengelolaan lingkungan yang diintegrasikan dengan proses bisnis strategis perusahaan di masa depan. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x