LAJUR.CO, KENDARI – Pengawas SPBU Rabam, Nasrun NN, buka suara terkait temuan 15 jerigen bahan bakar minyak (BBM) di dalam mobil Toyota Innova yang terjaring patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari, Kamis (15/10/2026).
Nasrun mengatakan mobil tersebut masih berada dalam antrean pengisian BBM saat ditemukan petugas. Namun, kendaraan itu belum sempat melakukan pengisian ketika pengemudinya melarikan diri setelah didatangi petugas.
Menurut Nasrun, mobil Toyota Innova itu diduga berasal dari luar Kota Kendari. Identitas pemilik kendaraan maupun asal BBM yang tersimpan dalam jerigen belum diketahui secara pasti.
“Belum diketahui karena pemiliknya lari. Kalau dilihat, mobil itu dari luar kota,” ujar Nasrun kepada awak media.
Ia menjelaskan, meski sejumlah jerigen telah berisi BBM, pihak SPBU belum dapat memastikan lokasi pengisian maupun sumber bahan bakar tersebut. Pengawas SPBU Rabam itu menegaskan, kendaraan yang ditemukan petugas belum sempat mengisi BBM di lokasi kejadian.
“Pengetahuan kita, belum tahu dia mengisi di mana. Ada yang terisi, tetapi belum diketahui dia mengambilnya di mana,” ungkapnya.
Selain membawa belasan jerigen, mobil tersebut juga disebut tidak terlihat memiliki pelat nomor. Kondisi itu menambah tanda tanya terkait identitas kendaraan dan pengemudi yang meninggalkannya di area SPBU.
Nasrun mengapresiasi langkah Satpol PP Kota Kendari bersama kepolisian yang meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pengisian dan distribusi BBM. Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi agar penyalurannya tetap sesuai ketentuan.
“Dari pihak SPBU sendiri mengucapkan terima kasih dengan adanya bentuk bantuan pengawasan dalam peredaran BBM ini,” tuturnya.
Sebelumnya, Satpol PP Kota Kendari menemukan 15 jerigen di dalam mobil Toyota Innova saat menggelar patroli di SPBU Rabam. Dari jumlah tersebut, delapan jerigen berisi BBM, sedangkan tujuh lainnya masih kosong.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satpol PP Kota Kendari, Dasril Yamin, mengatakan pengungkapan itu bermula saat tim reaksi cepat (TRC) bersama personel patroli melakukan pengawasan rutin. Ketika petugas memeriksa kendaraan yang dicurigai, pengemudi justru panik dan melarikan diri hingga meninggalkan mobilnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Satpol PP Kendari berkoordinasi dengan kepolisian dan menyerahkan kendaraan beserta barang bukti untuk proses lebih lanjut.
Pengawasan di SPBU Rabam merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari menertibkan aktivitas pengisian BBM sekaligus mengurai antrean kendaraan. Petugas juga memantau sejumlah SPBU lain, termasuk Andonohu dan Saranani, guna mencegah praktik pengisian BBM berulang kali oleh kendaraan yang sama. Sis