SULTRABERITA.ID, KENDARI – Satu orang warga Kota Kendari dinyatakan positif terpapar virus Corona. Hal tersebut dibenarkan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal usai merilis data sebaran virus Corona di Sultra, Minggu 5 April 2020.
BACA JUGA :
- Berbarengan Gubernur Sultra, Bupati Yusran Akbar Serahkan LKPD Unaudited Tahun 2024 ke BPK
- Reuni Alumni SMP Negeri 1 Baubau Angkatan 2000 Dirangkai Aksi Baksos
- Lebaran Nusantara Honda 2025: Apresiasi ke Konsumen Loyal melalui Service Visit Spesial
- Pertamina Sulawesi Hadirkan Serambi MyPertamina, Ada 10 Layanan Unggulan untuk Pemudik
- Indosat Perkuat Jaringan dengan AI, Hadapi Lonjakan Konektivitas di Ramadan & Lebaran
“Iya benar. Ada tambahan satu positif. Umur 74 tahun. Tinggal di Kota Kendari,” singkat Rabiul Awal.
Data dihimpun Sultraberita.id, pasien diketahui merupakan pensiunan polisi berdomilisi di Kecamatan Kendari Barat.
Sebelum dinyatakan positif terjangkit Corona, pasien tersebut memiliki riwayat cuci darah (Hemodialisis) di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan beberapa pekan lalu.
Dari Makassar, sang pensiunan polisi kemudian dirawat di RS Santa Ana Kendari.
Selama dirawat di rumah sakit swasta Kota Kendari itu, salah seorang dokter yang enggan disebutkan namanya menyatakan pasien sama sekali tidak memperlihatkan gejala terpapar corona.
Baru pada Kamis lalu, pasien mengeluh demam dan batuk.
“Di rawat di Santa Ana pertama dari Makassar. Tidak ada gejala (selama di Santa Ana). Nanti Kamis mengeluh. Setelah di-Rapid Test ternyata positif. Untuk memastikan dilakukan tes swab tenggorok, sampel dikirim ke Makassar, hasilnya positif,” ujar dokter tersebut.
Sementara itu, Rabiul Awal menyatakan pasien lansia itu sejak dua hari lalu sudah berada di RSUD Bahteramas. Setelah hasil uji swab tenggorok keluar, pasien kemudian dievakuasi ke ruang isolasi Covid-19.
“Sudah ada di Bahteramas sekarang. Di ruang isolasi,” ujar Dokter Wayong sapaan akrab Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sultra.
Dokter Wayong belum bisa memastikan dari mana transmisi virus Corona pasien baru tersebut. Ia menyatakan masih melakukan telaah riwayat perjalanan dan kontak pasien baru tersebut.
“Bukan PDP atau ODP. Nanti setelah rapid dan uji swab positif. Kita masih menelusuri kontak dan dari mana tertularnya. Kita juga men-tracing siapa yang sempat kontak dengan pasien belum lama ini,” jelasnya.
Pasien pensiunan polisi itu menambah daftar jumlah warga Kota Kendari terjangkit wabah Corona. Kini, total 3 warga Kota Lulo dinyatakan positif Covid-19.
Merunut data Gugus Tugas Covid-19 Sultra Minggu 5 April Pukul 09.00 WITA, total positif Corona berjumlah 6 orang. Dimana 3 pasien dilaporkan berasal dari Kota Kendari, 2 pasien berdomisili Kabupaten Konawe, satu pasien positif dinyatakan sembuh berasal dari Kota Kendari.
Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 14 pasien ; 6 PDP Kota Kendari, 6 PDP Kabupaten Muna, 2 PDP Kabupaten Konawe.
Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penyusutan menjadi 737 orang. Berikut, Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 31 orang : 25 OTG Kota Kendari, 3 OTG Kabupaten Muna, 3 OTG Kabupaten Konawe. Adm