BERITA TERKINIDAERAHEKOBISHEADLINE

Penyaluran dan Pengelolaan DD 2023 Pemda Koltim Terbaik se-Sultra

×

Penyaluran dan Pengelolaan DD 2023 Pemda Koltim Terbaik se-Sultra

Sebarkan artikel ini
Bupati Kolaka Timur Abd. Azis berpose bersama Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) usai menerima penghargaan Pemda Koltim atas prestasi peringkat satu pengelolaan DD Tahun 2023 se-Sultra, Senin (4/12/2023).

LAJUR.CO, KENDARI – Kinerja realisasi dan pengelolaan Dana Desa Kabupaten Kolaka Timur mendapat acungan jempol dari Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra). Terbukti, kabupaten yang dinahkodai Bupati Abd. Azis didapuk sebagai peringkat satu se-Sultra atas Kinerja Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun 2023.

Piagam penghargaan itu diserahkan langsung Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto kepada Bupati Koltim Abd Azis, disela-sela menyerahkan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2024 kepada para bupati dan wali kota dan kuasa pengguna anggaran pada satuan kerja lingkup Provinsi Sultra di ruang pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (4/12/2023).

Baca Juga :  Harga Pupuk Non Subsidi di Kendari Turun Signifikan Selama Kemarau Panjang

Penyerahan penghargaan turut disaksikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sultra Syarwan dan Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh.

Pj Gubernur Sultra mengungkapkan, saat ini dunia sedang menghadapi tantangan dinamika dan prospek perekonomian global yang penuh dengan ketidakpastian, baik akibat geopolitik yang memanas, tantangan perubahan iklim dan dampak kenaikan suku bunga tinggi dari negara maju yang harus tetap diwaspadai, meski demikian pertumbuhan perekonomian Indonesia yang tetapa terjaga dapat menjadi modal yang baik bagi pelaksanaan APBN 2024.

Baca Juga :  Mendagri Tito Soroti 11 Daerah di Sultra yang Belum Tuntaskan Persoalan Dana Hibah Pilkada 

“Saya mengajak semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan APBN untuk bekerja keras, bersinergi, dan bahu-membahu dalam mengelola APBN secara makin baik agar APBN dapat digunakan secara optimal sebagai instrumen kebijakan untuk melindungi masyarakat, menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga pengelolaan fiskal yang sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sultra Syarwan dalam laporannya mengungkapkan dalam kurun waktu 2020 hingga penghujung tahun 2023 ini, APBN menjadi instrumen yang diandalkan dalam menghadapi berbagai gejolak seperti pandemi serta kenaikan harga energi dan pangan. APBN juga menjadi instrumen memulihkan ekonomi dan melindungi masyarakat.

Baca Juga :  PT Vale Raih Peringkat Gold Laporan Keberlanjutan Terbaik di Asia Sustainability Reporting Rating 2023

“Di tengah gejolak ekonomi global dan geopolitik serta terjadinya el nino yang mempengaruhi harga pangan, Kinerja ekonomi nasional tetap terjaga baik dengan pertumbuhan sekitar 5 persen selama 8 kuartal dan inflasi terjaga rendah dan stabil,” ungkap Syarwan. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x