LAJUR.CO, KENDARI — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam upaya percepatan penurunan stunting, sejalan dengan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Inisiatif tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Kabupaten Kolaka serta berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.
Manager External Relations PT Vale Indonesia Tbk Blok Pomalaa, Hasmir, menegaskan bahwa pencegahan stunting memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas generasi.

“Keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai operasional yang bertanggung jawab, tetapi juga kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pencegahan stunting adalah investasi jangka panjang,” ujarnya.
Pendekatan yang diterapkan menggabungkan intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif. Gizi spesifik difokuskan pada kelompok rentan, sementara gizi sensitif diarahkan pada penguatan lingkungan pendukung seperti edukasi dan sistem pemantauan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Kolaka mengapresiasi keterlibatan PT Vale sebagai contoh nyata kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, PT Vale menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan manusia yang berkelanjutan. Upaya tersebut juga berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya Tujuan 2: Tanpa Kelaparan, yang menargetkan penghapusan malnutrisi termasuk stunting.
Langkah berkelanjutan tersebut diharapkan tidak hanya menurunkan angka stunting saat ini, tetapi juga memperkuat fondasi kesehatan bagi generasi mendatang. Adm



