BERITA TERKINIHEADLINE

Swalayan Surya di Puuwatu Terbakar, Diduga Dipicu Kebocoran Gas Portabel

×

Swalayan Surya di Puuwatu Terbakar, Diduga Dipicu Kebocoran Gas Portabel

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Kepulan asap dan kobaran api tiba-tiba muncul dari dalam Swalayan Surya di Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Kamis malam (27/8/2026). Insiden kebakaran menghanguskan beberapa isi toko.

Laporan saksi mata menyebut, api terlihat merembet dari bagian bawah tangga ruko. Si jago merah dengan cepat membakar bangunan swalayan tersebut. Sejumlah barang di sekitar lokasi ikut tersambar sebelum kobaran berhasil dikendalikan.

Baca Juga :  Brigt Gas 'Pink' se-Sulawesi Turun Harga, Berikut Update Terbarunya!

Dari keterangan dua karyawan, Nita dan Mita, sumber kobaran diduga berasal dari tumpukan tabung gas portabel yang dijual di dalam toko. Keduanya melihat adanya tabung yang diduga mengalami kebocoran di sekitar titik awal munculnya api.

“Awalnya kami melihat api dari bagian bawah tangga. Ada tumpukan tabung gas portabel kemungkinan ada kebocoran,” kata saksi bernama Nita dan Mita saat memberi keterangan ke tim pemadam.

Baca Juga :  Menkomdigi Imbau Warga RI Cek Biometrik Walau Tak Beli Nomor HP Baru

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari sekitar pukul 19.36 WITA. Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.

Dua armada pemadam, yakni armada 013 dan 015, serta satu kendaraan rescue dikerahkan untuk menangani situasi. Petugas segera menyemprotkan air ke bagian ruko yang terdampak agar kobaran tidak menjalar lebih luas.

Baca Juga :  Yang Unik di Event Karnaval Juang Kendari, Siswa Pakai Baju Modifikasi dari Kantong Plastik Merah Putih

Kobaran api berhasil dijinakkan. Petugas lantas melakukan proses pendinginan dan menyisir titik panas yang memicu insiden kebakaran.

Laporan dari Damkarmat Kota Kendari memyebutkan, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah barang di dalam ruko hangus dan beberapa lainnya mengalami kerusakan ringan.

 

Laporan: Ika Astuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *