SULTRABERITA.ID, KENDARI – Malang menimpa dua awak kapal nelayan KM Dobo Makmur GT 30. Nelayan yang tak diketahui persis namanya itu dilaporkan menjadi korban kapal terbakar di Wakatobi.
Mereka mengalami luka bakar saat insiden kecelakaan laut yang terjadi di perairan Binongko Wakatobi, Senin 11 Mei 2020.
BACA JUGA :
- Ini Daftar Harga BBM Non Subsidi Per 1 Juli di Wilayah Sultra
- Gas Bocor Saat Masak, Toko Roti El Ummu Ludes Terbakar
- Plt Rektor UHO Lantik Dua Dekan: Prof. Eka Suaib FISIP, Dr. Heriyanti Pimpin Fakultas Hukum
- Inflasi Sultra Terkerek Naik 4,68 Persen Juni 2026, Biaya Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar
- Penetapan Tiga Calon Rektor UHO Ditunda, Panitia Sebut Ada SK Keanggotaan Senat Bermasalah
Kepala Kantor Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Kendari, Arif Sofingi mengabarkan Senin 11 Mei 2020, sekitar pukul 13.25 Wita, Basarnas Kendari menerima info Nahkoda KM Dobo Makmur, Saparudin.
Ia melaporkan terjadi insiden kecelakaan kapal KM Dobo Makmur GT 30 yang dinahkodainya sekitar pukul 17.00 Wita.
Ia mengatakan kapal ikan yang mengangkut 4 orang dengan rute Jawa Tengah – Dobo Maluku Tenggara mengalami kerusakan mesin akibat terbakarnya tangki harian.
“Sehingga menyebabkan dua org mengalami luka bakar. Kejadian disekitar perairan Binongko Kabupaten Wakatobi,” ujar Arif Sofingi.
Jarak antara Pos SAR Wakatobi dengan lokasi kecelakaan laut, kata Arif sekitar 63,4 NM.
Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Arif, pukul 13.45 Wita Tim Rescue Pos SAR Wakatobi langsung bergerak menuju titik koordinat kecelakaan dengan menggunakan RIB untuk melakukan pertolongan Medivac terhadap korban.
“Unsur yang terlibat, Rescuer Pos SAR Wakatobi, personol Pos AL Wanci dan personil Polair Wanci,” pungkasnya. Adm



