BERITA TERKINIDAERAHHEADLINE

Usai Raih Dukungan Terbanyak di Senat, Prof. Ida Usman Bersiap Jalani Wawancara Mendiktisaintek

×

Usai Raih Dukungan Terbanyak di Senat, Prof. Ida Usman Bersiap Jalani Wawancara Mendiktisaintek

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Prof. Ida Usman mengantongi dukungan mayoritas suara Senat dalam penyaringan calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030. Meraih 15 suara dan menjadi peraih suara tertinggi, ia kini mempersiapkan diri menghadapi tahapan wawancara dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), yang akan menjadi penentu pada proses Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO.

Prof. Ida memastikan visi, misi, serta program kerja yang telah disusunnya akan menjadi bekal utama dalam menghadapi wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026. Tahapan tersebut menjadi bagian penting karena Menteri memiliki porsi suara sebesar 35 persen dalam pemilihan rektor.

Pada rapat senat tertutup, Prof. Ida Usman memperoleh 15 suara. Posisi kedua ditempati Prof. Dr. Ir. Takdir Saili dengan 11 suara, disusul Dr. Herman yang meraih 10 suara. Ketiganya resmi ditetapkan sebagai calon Rektor UHO yang akan melaju ke tahap berikutnya.

Baca Juga :  Catat! 3.489 Calon Mahasiswa Baru UHO Lulus UTBK Tak Dibolehkan 'Double' Ikut Seleksi Mandiri Lagi

Sementara itu, tujuh bakal calon lainnya tidak berhasil lolos. Prof. Edy Karno memperoleh 5 suara, Prof. Ruslin 3 suara, Prof. La Ode Santiaji Bande 2 suara, dan Prof. Yusuf Sabilu 1 suara. Adapun Dr. Baru Sadarun, Prof. Ma’ruf Kasim, dan Dr. Muliddin tidak memperoleh suara. Dari total 43 suara yang digunakan, terdapat satu suara abstain dan tidak ada suara tidak sah.

Prof. Ida mengatakan tahapan wawancara akan menjadi kesempatan bagi masing-masing calon untuk memaparkan gagasan dalam membawa UHO berkembang pada masa mendatang.

Baca Juga :  Sempat Nyatakan Tak Maju, Plt Rektor Herman Ikut Daftar Pilrek UHO di Injury Time

“Di tahap kedua ini, ada suara menteri 35 persen. InsyaAllah kita coba bagaimana ke depannya nanti karena ada tahapan wawancara dari mereka yang akan menilai dari tiga calon yang masuk, siapa yang betul-betul memiliki kapasitas untuk mengembangkan UHO,” ujarnya kepada awak media usai rapat penyaringan, Jumat (10/7).

Ia menjelaskan seluruh dokumen persyaratan, termasuk visi, misi, dan program kerja, akan dikirim kepada Mendiktisaintek sebelum proses wawancara dilaksanakan.

Menurutnya, Menteri akan mempelajari seluruh dokumen tersebut sebelum melakukan pendalaman terhadap masing-masing calon rektor.

“Semua berkas, termasuk visi dan misi, akan dikirim kepada Pak Menteri. Nanti Pak Menteri akan mempelajari semuanya, setelah itu beliau akan mewawancarai masing-masing calon,” katanya.

Prof. Ida berharap seluruh tahapan Pilrek UHO dapat berlangsung kondusif hingga penetapan rektor terpilih. Ia menilai tidak adanya keberatan dalam proses penyaringan menunjukkan demokrasi di lingkungan Kampus Hijau berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Awas! Berlebihan Makan Jeroan Bisa Picu Masalah Sendi dan Fungsi Ginjal

“Mudah-mudahan pada tahap berikutnya kondisinya tetap adem ayem. Pemilihan rektor harus menjadi pesta demokrasi bagi seluruh sivitas akademika,” ungkapnya.

Sesuai tahapan Pilrek UHO, setelah proses wawancara, Senat UHO akan menyampaikan undangan kepada Mendiktisaintek untuk menghadiri rapat pemilihan rektor.

Rapat Senat Tertutup Pemilihan Rektor dijadwalkan berlangsung pada 10 Agustus 2026. Hasilnya kemudian disampaikan kepada Mendiktisaintek untuk ditetapkan sebagai Rektor UHO periode 2026–2030.

Rektor terpilih dijadwalkan dilantik pada 25 Agustus 2026.

 

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x