BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Wajah Perempuan di PT Vale, Dari Minoritas Jadi Penggerak di Industri Maskulin

×

Wajah Perempuan di PT Vale, Dari Minoritas Jadi Penggerak di Industri Maskulin

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI — Jika Raden Ajeng Kartini hidup hari ini, mungkin ia tak hanya menulis tentang emansipasi. Kartini bisa melihat perempuan bekerja di ruang yang dulu nyaris sepenuhnya milik laki-laki. Seperti gambaran nyata yang terlihat di PT Vale Indonesia.

Hingga April 2026, jumlah pekerja perempuan tercatat 12,37% atau 363 dari total 2.934 karyawan. Presentase ini memang belum dominan, tetapi menunjukkan arah perubahan yang konsisten. Angkanya naik dari 8,6% pada 2021 hingga menembus dua digit dalam beberapa tahun terakhir.

Menariknya, jika dilihat dari lokasi operasional, partisipasi perempuan justru cukup mencolok di beberapa titik. Di IGP Pomalaa, persentasenya mencapai 26,53%. Morowali berada di angka 22,77%, sementara Sorowako 10,14%.

Head of Corporate Communications PT Vale Indonesia Tbk, Vanda Kusumaningrum menyebut, sebaran tersebut memberi gambaran bahwa meski perubahan itu tidak seragam namun tetap bergerak pasti.

Baca Juga :  Bulog Ajak Siswa SMAN 9 Kendari Eduwisata ke Gudang Beras Punggaloba

“Ini bukan hanya soal jumlah, tapi soal membuka jalan agar perempuan bisa masuk dan berkembang di semua lini,” ujar Vanda Kusumaningrum, Rabu (22/4/2026).

Cerita dari lapangan PT Vale mempertegas bahwa perempuan tidak lagi identik dengan pekerjaan administratif. Mereka sudah terlibat dalam peran operasional termasuk operator dump truck yang dulu kerap dipandang tidak ramah bagi perempuan.

Di level organisasi, kehadiran perempuan juga mulai merata. Dari non-staff hingga posisi senior, bahkan sebagian telah menempati peran general manager dan manajemen. Bahkan, jejak perempuan di perusahaan ini juga terlihat hingga level pimpinan tertinggi.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia pernah dijabat oleh seorang perempuan yakni Febriany Eddy sejak 2021 hingga 21 April 2025. Berkat kiprahnya tersebut, ia dianugerahi “Most Powerful Woman 2022” dari Fortune Indonesia. Ini menunjukkan bahwa peluang kepemimpinan mulai terbuka, meski jalannya masih panjang.

Baca Juga :  PT Vale Panen Demplot Padi Tiga Desa Binaan di Kolaka

Namun perubahan tersebut tidak datang begitu saja. Lanjut Vanda, PT Vale mengintegrasikan prinsip Diversity, Equity & Inclusion (DEI) dalam berbagai kebijakan. Mulai dari rekrutmen berbasis kompetensi tanpa bias gender, hingga program pengembangan seperti mentoring, coaching, dan pelatihan kepemimpinan.

Lingkungan kerja pun ikut dibenahi. Fasilitas seperti ruang laktasi, alat pelindung diri yang disesuaikan, hingga kebijakan cuti melahirkan empat bulan dan cuti haid menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang kerja yang inklusif.

Perusahaan juga menerapkan prinsip zero tolerance terhadap diskriminasi dan pelecehan. Meski begitu, tantangan terbesar tetap ada yakni mengubah wajah industri tambang yang sejak lama didominasi laki-laki.

Karena itu, PT Vale juga membentuk komunitas Vale Women Network. Sebuah ruang bagi pekerja perempuan untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan memperluas peran mereka di perusahaan.

Baca Juga :  WFH 1 Hari dalam Seminggu Hanya Berlaku untuk Sektor Ini

Dalam konteks Hari Kartini, semua ini menjadi lebih dari sekadar perayaan. Bukan hanya seremoni tahunan, tapi refleksi bahwa perjuangan kesetaraan masih berjalan dengan bentuk yang berbeda.

“Hari Kartini bagi kami adalah pengingat bahwa perempuan bisa menjadi bagian penting dalam industri ini, bahkan menjadi penggerak perubahan,” pungkas Vanda.

Pesan yang ingin ditegaskan pun sederhana tapi kuat, bahwa industri tambang terbuka bagi siapa saja yang punya kompetensi dan keberanian. Termasuk perempuan yang selama ini mungkin ragu memilih ruang kerja tersebut.

Kisah perempuan yang menembus batas di tengah kerasnya industri ekstraktif ini menjadi potret cara baru menghidupkan semangat Kartini. Mereka tidak hanya hadir, tetapi ikut menentukan arah dan berdampak besar melalui kerja nyata setiap hari. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x