LAJUR.CO, KENDARI – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dua kali diguncang gempa bumi tektonik pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Gempa utama berkekuatan magnitudo 3,0 disusul dua gempa susulan yang juga tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan analisis BMKG, gempa pertama terjadi pada pukul 01.15 WIB dengan magnitudo 3,0. Episenter gempa berada pada koordinat 4,13 LS dan 122,71 BT atau sekitar 28 kilometer tenggara Kota Kendari dengan kedalaman 5 kilometer.
BMKG menjelaskan, gempa tersebut termasuk jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Kendari Segmen Central (Tengah).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, mengatakan berdasarkan peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Moramo, Kabupaten Konawe Selatan dengan skala intensitas II–III MMI.
“Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Di dalam rumah getaran terasa nyata seperti ada truk yang melintas,” ujar Nasrol.
BMKG mencatat gempa susulan pertama terjadi pada pukul 01.38 WIB dengan magnitudo 2,6. Selanjutnya gempa susulan kembali terjadi pada pukul 02.06 WIB dengan magnitudo 2,0.
Gempa susulan tersebut berlokasi pada koordinat 4,13 LS dan 122,70 BT atau sekitar 27 kilometer tenggara Kendari dengan kedalaman 5 kilometer.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat rangkaian gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. Informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi dapat diakses melalui kanal resmi BMKG, seperti media sosial terverifikasi, situs web resmi, serta aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG.
Laporan : Ika Astuti





