BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Petinggi MIND ID Sambangi PT Vale Kolaka, Kawal Proyek Strategis Nasional Blok Pomalaa

×

Petinggi MIND ID Sambangi PT Vale Kolaka, Kawal Proyek Strategis Nasional Blok Pomalaa

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KOLAKA – Komisaris Mining Industry Indonesia (MIND ID) yang juga Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyambangi kawasan proyek PT Vale Indonesia Tbk di Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sultra.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan dan pengawalan MIND ID terhadap pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangunan proyek berjalan aman, kondusif, sesuai ketentuan hukum, serta mampu menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

Kehadiran jajaran pimpinan MIND ID bersama unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, manajemen PT Vale, mitra proyek, dan pemangku kepentingan lainnya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan pembangunan PSN Blok Pomalaa.

Baca Juga :  Kumpul Bukti Dugaan Korupsi Fiktif Cashback Makan Minum, Kejati Sultra Geledah Rumah Asrun Lio, RM Surya & Kantor Gubernur

Penguatan kolaborasi tersebut mencakup aspek keamanan kawasan, kepastian investasi, tata kelola proyek, perlindungan masyarakat, hingga komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

MIND ID sebagai holding industri pertambangan Indonesia menegaskan dukungannya terhadap pengembangan proyek strategis PT Vale sebagai bagian dari agenda hilirisasi mineral nasional. Dukungan tersebut tidak hanya diarahkan pada percepatan pembangunan proyek, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah ekonomi jangka panjang bagi Kabupaten Kolaka dan Sultra.

Saat kunjungan lapangan tersebut, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran hadir bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, jajaran manajemen PT Vale Indonesia Tbk, di antaranya Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer Budiawansyah dan Chief Project Officer Muhammad Asril.

Baca Juga :  Tak Kuat Hadapi Kritik, Dishub Kendari Setop Sementara Retribusi Parkir Bahu Jalan di SPBU Teratai

Turut hadir Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji, Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Bupati Kolaka H. Amri, Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha, Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra Sugeng Riyanta.

Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelancaran pembangunan IGP Pomalaa sekaligus memastikan berbagai dinamika yang muncul di sekitar kawasan proyek dapat diselesaikan melalui koordinasi, dialog, dan mekanisme hukum yang berlaku.

Sebagai bagian dari strategi hilirisasi mineral nasional, IGP Pomalaa dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya nikel Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kendaraan listrik global.

Baca Juga :  Pertamina Trans Kontinental Gaet Komunitas Masyarakat Lindungi Ekosistem Laut di Sulawesi

Di Blok Pomalaa, PT Vale bersama mitra global membentuk perusahaan patungan PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI) untuk membangun fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP).

Fasilitas HPAL tersebut dirancang untuk memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan estimasi kapasitas tahunan sekitar 120 ribu ton nikel dan 15 ribu ton kobalt yang terkandung dalam MHP.

Produk tersebut menjadi salah satu bahan baku penting dalam pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik. Melalui proyek ini, PT Vale tidak hanya mendukung program hilirisasi nasional, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem industri baru di Sultra. Rls

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x