BERITA TERKINIKESEHATANNASIONAL

Wajib Tahu, Ini 9 Cara Mengatasi Kaki Bengkak karena Diabetes

×

Wajib Tahu, Ini 9 Cara Mengatasi Kaki Bengkak karena Diabetes

Sebarkan artikel ini
Kaki Bengkak karena Diabetes
Ilustrasi. Foto : Ist

LAJUR.CO, KENDARI – Cara mengatasi  kaki bengkak diketahui karena diabetes menjadi hal penting yang perlu penderita diabetes , karena kondisi ini cukup sering terjadi akibat gangguan sirkulasi darah .

Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah kecil, sehingga membuat aliran darah tidak berjalan optimal.

Kondisi tersebut menyebabkan menumpuknya cairan di jaringan tubuh. Hal ini dapat memicu terjadinya cairan di jaringan tubuh, terutama bagian kaki, pergelangan kaki, hingga penutupan bawah.

Penumpukan cairan ini dikenal sebagai edema, yaitu pembengkakan yang terjadi akibat cairan berlebih di dalam jaringan tubuh.

Edema tidak selalu disebabkan oleh diabetes. Pada sebagian orang, pembengkakan kaki juga dapat terjadi setelah mengonsumsi makanan tinggi garam, duduk terlalu lama, hingga gangguan kesehatan tertentu.

Cara Mengatasi Kaki Bengkak Karena Diabetes
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara mengatasi kaki bengkak karena diabetes:

1. Menggunakan kaus kaki kompresi
Kaus kompresi kaki dapat membantu memberikan tekanan yang tepat pada kaki dan pendinginan sehingga aliran menjadi lebih lancar.

Melansir Healthline , sebuah penelitian pada tahun 2017 menyebutkan, tekanan tersebut membantu mencegah menggenang cairan di kaki dan pergelangan tangan kaki. Kaus kaki kompresi biasanya digunakan pada siang hari dan dilepas saat tidur.

Baca Juga :  Riowahyu Saputra Pimpin HIPMI PT UM Kendari, Fokus Genjot Wirausaha Mahasiswa

2. Mengangkat kaki lebih tinggi dari posisi jantung
Menurut NHS , mengangkat kaki saat duduk atau berbaring dapat membantu mengurangi cairan di bagian bawah tubuh. Posisi ini memungkinkan cairan yang terkumpul di kaki kembali mengalir ke bagian tubuh lainnya melalui sistem peredaran.

Anda dapat mengganjal kaki dengan bantal saat berbaring atau meletakkan kaki di bangku kecil saat duduk.

3. Rutinitas
Aktivitas fisik dapat memperlancar sirkulasi darah sekaligus menjaga kadar gula darah tetap stabil. Lakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang.

Olahraga juga membantu mengurangi risiko pembengkakan yang disebabkan oleh terlalu lama duduk atau tidak bergerak. Idealnya, berolahragalah setidaknya 150 menit per minggu atau rata-rata 30 menit per hari.

4. Menjaga berat badan ideal
Menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu mengontrol kadar gula darah serta mengurangi tekanan pada pembuluh darah di kaki.

Baca Juga :  Catat! Registrasi Ulang Mahasiswa Baru SNBP 2026 UHO Digelar 6–17 April

Ketika kadar gula darah berada dalam rentang stabil, risiko kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan gangguan sirkulasi dapat berkurang. Selain itu, berat badan yang sehat juga membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan masalah sendi.

5. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh
Minum air yang cukup dapat membantu tubuh mengatur keseimbangan cairan. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, tubuh justru cenderung menahan cairan lebih banyak, yang dapat mengurangi pembengkakan.

Meski demikian, penderita diabetes yang memiliki gangguan jantung atau ginjal sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai jumlah cairan yang aman dikonsumsi.

6. Mengurangi konsumsi garam
Konsumsi garam berlebih dapat memperparah cairan di dalam tubuh. Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk membatasi konsumsi makanan tinggi natrium, seperti makanan olahan, makanan kaleng, serta camilan asin.

Mengganti garam dengan bumbu alami seperti bawang putih, oregano, atau paprika dapat membantu mengurangi asupan natrium dalam makanan.

7. Menghindari duduk terlalu lama
Duduk dalam waktu lama dapat memperlambat aliran darah di kaki dan memicu pembengkakan. Untuk mencegahnya, usahakan berdiri atau berjalan singkat darah setiap satu jam sekali agar sirkulasi tetap lancar.

Baca Juga :  Ekspor Non-Tambang Sultra di Pasar Global Bergairah, Awal 2026 Bukukan Penjualan Rp 31 Miliar

8. Mengubah kebutuhan magnesium tercukupi
Magnesium merupakan mineral yang berperan penting dalam fungsi saraf dan pengaturan kadar gula darah. Kekurangan magnesium dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk membebani cairan dalam tubuh.

9. Merendam kaki dengan garam epsom
Merendam kaki dengan air hangat yang dicampur garam Epsom dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman dan mengurangi pembengkakan.

Namun penderita diabetes perlu berhati-hati karena kerusakan saraf dapat membuat kaki menjadi kurang sensitif terhadap suhu udara. Pastikan suhu udara tidak terlalu panas dan hindari merendam kaki jika terdapat luka terbuka.

Pembengkakan kaki yang muncul secara tiba-tiba, makin parah, atau hanya terjadi pada satu sisi tubuh sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

Kondisi tersebut dapat menjadi tanda-tanda masalah kesehatan lainnya, seperti gangguan jantung, gangguan ginjal, atau pembekuan darah pada pembuluh darah vena dalam.

Cara mengatasi kaki bengkak karena diabetes tidak hanya fokus pada mengurangi pembengkakan, tetapi juga mengontrol kadar gula darah serta menjaga kesehatan pembuluh darah. Adm

Sumber : Cnnindonesia.com

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x