LAJUR.CO, KENDARI – Program bantuan pendidikan kembali digulirkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyiapkan anggaran sebesar Rp1,93 miliar untuk menunjang kebutuhan sekolah siswa kurang mampu.
Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, bantuan tersebut akan diberikan kepada 745 pelajar yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan, terdiri dari TK 150 siswa, SD 425 siswa, dan 170 siswa SMP.
Kepala Dikbud Kota Kendari, Saemina, mengatakan bantuan ini diperuntukkan bagi murid dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Dana yang disalurkan nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti pembelian alat tulis, seragam, hingga biaya transportasi.
Penerima bantuan merupakan pelajar yang berasal dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan desil 1. Kelompok yang umumnya memiliki pendapatan tidak menentu, pekerjaan tidak stabil, serta kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Selain itu, siswa yang berhak menerima bantuan tersebut tidak sedang menerima Program Indonesia Pintar (PIP) maupun Kartu Indonesia Pintar (KIP).
“Anak yang tidak mampu, desil satu, kemudian tidak menerima PIP, tidak menerima KIP, itu saja,” ujar Saemina, (6/5/2026).
Untuk mendapatkan bantuan, calon penerima diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan, di antaranya Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan setempat serta salinan Kartu Keluarga (KK).
Berkas yang telah dilengkapi kemudian diserahkan ke pihak sekolah untuk diverifikasi lebih lanjut. Setelah dinyatakan lolos, dana bantuan akan ditransfer langsung ke rekening orang tua atau wali siswa.
Laporan : Ika Astuti





