BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Ketua Ormas Tamalaki Nibandera Puji Gerak Cepat PT Vale Pomalaa Bantu Korban Banjir dan Puting Beliung

×

Ketua Ormas Tamalaki Nibandera Puji Gerak Cepat PT Vale Pomalaa Bantu Korban Banjir dan Puting Beliung

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Ketua Ormas Tamalaki Nibandera, Iswan, memuji gerak cepat PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) dalam membantu warga terdampak banjir dan angin puting beliung di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Menurutnya, bantuan yang diberikan perusahaan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

“PTVI sangat cepat tanggap membantu warga yang tertimpa musibah. Kami benar-benar merasakan manfaat dan kemudahan atas bantuan tenaga dan peralatan yang mereka bawa,” kata Iswan, yang juga merupakan warga Desa Pesouha.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah PTVI menerjunkan tim tanggap darurat untuk membantu penanganan banjir di Desa Pesouha. Selain itu, perusahaan juga lebih dahulu menyalurkan bantuan kepada warga terdampak angin puting beliung di Desa Huko-Huko.

PTVI bergerak cepat membantu warga terdampak bencana melalui program Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok, dukungan material bangunan untuk perbaikan rumah, hingga pengerahan personel dan armada untuk membersihkan lingkungan pascabanjir.

Baca Juga :  Eksotisme Air Terjun Moramo Bawa Konsel Masuk Nominasi API 2026 Kategori Surga Tersembunyi

Bantuan pertama disalurkan kepada warga Desa Huko-Huko yang terdampak angin puting beliung pada Minggu (3/5/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan memaksa beberapa keluarga menghadapi kondisi sulit pascabencana.

Melalui program Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, PTVI memberikan paket kebutuhan pokok kepada enam kepala keluarga terdampak. Setiap keluarga menerima bantuan senilai Rp1,6 juta yang berisi beras 50 kilogram, telur, teh, minyak goreng, dan lima lembar sarung.

Tak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, perusahaan juga menyiapkan bantuan material bangunan senilai Rp5 juta untuk setiap rumah yang mengalami kerusakan. Saat ini, proses pengadaan material tengah dilakukan agar bantuan dapat segera dimanfaatkan warga untuk memperbaiki tempat tinggal mereka.

Kepala Desa Huko-Huko, Sahabuddin, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan PTVI. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang tengah berupaya bangkit setelah diterpa musibah.

Baca Juga :  Wamendagri Pimpin Upacara HUT ke-195 Kota Kendari dengan Balutan Adat Tolaki

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari PTVI. Kehadiran mereka sangat berarti dan meringankan beban warga kami yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Sementara itu, bencana kembali terjadi di wilayah Pomalaa pada Senin malam (4/5/2026) ketika banjir melanda Desa Pesouha. Setelah air surut, lumpur tebal masih menutupi rumah warga, pekarangan, hingga saluran drainase sehingga menghambat aktivitas masyarakat.

Merespons kondisi tersebut, Tim Tanggap Darurat PTVI langsung turun ke lapangan. Perusahaan mengerahkan armada mobil pemadam kebakaran beserta personel untuk membantu membersihkan sisa lumpur dan mempercepat pemulihan lingkungan warga.

Senior Coordinator Stakeholder Relation Pomalaa PTVI, Adam Chalid, mengatakan bahwa respons cepat terhadap kondisi darurat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Menurut Adam, kehadiran perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga melalui aksi nyata saat warga menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Baca Juga :  PT Vale Salurkan Bantuan Paket Sembako Warga Terdampak Banjir di Pomalaa

“Kami berkomitmen selalu responsif terhadap apa yang dialami masyarakat di sekitar wilayah operasi kami. Kehadiran kami bukan hanya dalam bentuk pembangunan jangka panjang, tetapi juga memastikan dukungan cepat dan nyata saat bencana terjadi. Ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar Adam.

Aksi tanggap darurat tersebut menjadi salah satu wujud sinergi antara perusahaan dan masyarakat di Pomalaa. Bagi PTVI, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian proyek yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuan untuk hadir dan membantu warga ketika menghadapi masa-masa sulit.

Melalui bantuan yang diberikan, perusahaan berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal. adv

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x