BERITA TERKINIDAERAHHEADLINE

Menjelajahi Benteng Tiworo di Muna Barat Nomine API Awards, Pengunjung Disambut Hamparan Kebun Nilam

×

Menjelajahi Benteng Tiworo di Muna Barat Nomine API Awards, Pengunjung Disambut Hamparan Kebun Nilam

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Benteng Tiworo di Kabupaten Muna Barat menjadi satu dari 10 situs sejarah di Indonesia yang masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2026 kategori situs sejarah.

Benteng Tiworo bersaing dengan sejumlah destinasi bersejarah dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Candi Sojiwan di Kabupaten Klaten, Rumah Singgah Sultan Siak di Kota Pekanbaru, dan Situs Candi Agung di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kemudian ada juga Gua Lima Kamar Kabupaten Biak Numfor, Pulau Lutungan Kabupaten Tolitoli, Masjid Jami Tua Palopo, Kampung Keakwa Kabupaten Mimika, Meriam Pengantin Kabupaten Seruyan, hingga Benteng De Verwachting Kabupaten Kepulauan Sula.

Benteng yang terletak di Kelurahan Waumere, Kecamatan Tiworo Kepulauan itu tampak masih berdiri kokoh. Tak hanya menyimpan cerita kejayaan masa lalu, situs ini juga menawarkan suasana berbeda kepada pengunjung.

Baca Juga :  Gua Metanduno Masuk Guinness World Records, Kades Lia Ngkabhori Harap Dongkrak Kesejahteraan Warga

Saat berkunjung ke Benteng Tiworo pada Sabtu (16/5/2026), suasana asri langsung terasa sejak memasuki kawasan benteng. Bentangan hijau tanaman nilam seolah menyambut wisatawan yang datang sebelum menelusuri jejak sejarah Kerajaan Tiworo yang masih tersimpan di dalam kawasan tersebut.

Tanaman nilam berpadu dengan sejumlah tanaman hias yang tertata di sekitar benteng berusia ratusan tahun itu. Pemandangannya memberi kesan berbeda di balik kokohnya pagar batu setinggi tiga hingga empat meter yang mengelilingi benteng.

Kondisi kawasan benteng juga terlihat cukup terawat. Area di sekitar situs tampak lebih bersih sehingga membuat suasana kunjungan terasa lebih nyaman.

Di bagian tengah kompleks berdiri Masjid Sangia Barakati yang baru rampung direnovasi. Tak jauh dari masjid terdapat makam tua yang diyakini berkaitan dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Kerajaan Tiworo. Keberadaan situs-situs tersebut menambah nilai historis kawasan benteng.

Baca Juga :  Kurangi Sampah Plastik, DLH Sultra Imbau Distribusi Daging Kurban Pakai Wadah Ramah Lingkungan

Benteng Tiworo sendiri merupakan peninggalan Kerajaan Tiworo yang dibangun pada abad ke-16 pada masa Raja Muna, La Ode Asmana. Benteng seluas sekitar dua hektare itu konon berfungsi sebagai pusat pemerintahan sekaligus pertahanan kerajaan.

Selain menjadi benteng pertahanan, kawasan tersebut juga dikenal sebagai lokasi pelantikan raja-raja Tiworo. Raja terakhir yang dilantik di tempat itu adalah La Ode Sampaga.

Berbagai cerita turun-temurun mengenai proses pembangunannya masih hidup di tengah masyarakat. Cerita-cerita itu menjadi bagian dari kekayaan sejarah yang masih melekat pada Benteng Tiworo hingga saat ini.

Kini, Benteng Tiworo berkembang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi.

Baca Juga :  Bulog Ajak Siswa SMAN 9 Kendari Eduwisata ke Gudang Beras Punggaloba

Proses pemungutan suara API Awards 2026 masih berlangsung hingga 30 September 2026. Dilansir dari akun @apiawards, klasemen sementara per 31 Mei 2026 menunjukkan Benteng Tiworo sudah berada di jajaran lima besar kategori situs sejarah.

Dengan waktu voting yang masih berlangsung hingga akhir September mendatang, peluang untuk menambah dukungan masih terbuka.

Benteng peninggalan Kerajaan Tiworo tersebut juga menjadi satu-satunya situs sejarah dari Bumi Anoa yang berhasil masuk dalam ajang bergengsi digelar Kementerian Pariwisata RI itu.

Selain itu, Sulawesi Tenggara (Sultra) juga memiliki sejumlah wakil lain dalam API Awards 2026, di antaranya Air Terjun Moramo, Sinonggi, Bukit Punggung Kuda Bombana, Kampung Adat Pasarwajo, Kampung Tenun Wabula, dan akun TikTok @pariwisatakonsel pada kategori promosi pariwisata digital. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x