LAJUR.CO, KENDARI – Setelah sempat menyatakan tidak akan maju dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026-2030, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, justru muncul sebagai bakal calon di penghujung masa pendaftaran. Langkah yang diambil pada menit-menit akhir atau injury time tersebut langsung menambah panas persaingan menuju kursi rektor kampus terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kemunculan nama Dr. Herman terbilang mengejutkan. Pasalnya, sebelumnya ia beberapa kali dikabarkan tidak berminat mengikuti kontestasi Pilrek UHO. Namun, menjelang berakhirnya tahapan pendaftaran, berkas pencalonannya resmi masuk ke panitia penjaringan.
Pendaftaran Dr. Herman dilakukan melalui perwakilannya, Ayib Rosidin, dosen Fakultas Hukum UHO. Ayib hadir menyerahkan dokumen pencalonan lantaran Dr. Herman saat ini sedang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.
“Saya mewakili beliau untuk mendaftarkan beliau sebagai salah satu kandidat bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo periode 2026–2030,” kata Ayib saat proses pendaftaran.
Ayib menjelaskan dirinya hanya menjalankan mandat yang diberikan Dr. Herman untuk mengurus proses administrasi pencalonan. Seluruh dokumen yang dipersyaratkan panitia, kata dia, telah diserahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat ditanya terkait pesan khusus dari Dr. Herman kepada panitia maupun sivitas akademika UHO, Ayib mengatakan tidak ada arahan tertentu yang disampaikan.
“Tugas kami hanya mengantarkan berkas pendaftaran. Untuk hal-hal lain atau persoalan yang lebih spesifik, nantinya dapat dikonfirmasi langsung kepada beliau,” ujarnya.
Masuknya nama Dr. Herman membuat peta persaingan Pilrek UHO semakin kompetitif. Selain berstatus sebagai Plt Rektor, Herman juga dikenal memiliki pengalaman dalam manajemen perguruan tinggi yang membuat kehadirannya diperhitungkan dalam bursa calon rektor.
Dengan pendaftaran tersebut, jumlah bakal calon rektor yang telah resmi masuk dalam kontestasi Pilrek UHO kini mencapai 10 orang. Jumlah itu mencerminkan tingginya minat para akademisi dan pimpinan kampus untuk berpartisipasi dalam pemilihan pemimpin UHO untuk periode empat tahun mendatang.
Sebelumnya, sejumlah nama telah lebih dahulu mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor. Mereka antara lain Prof. Ruslin, Prof. Takdir Saili, Assoc. Prof. Baru Sadarun, Prof. Azhar Bagadal, Prof. Edy Karno, Prof. Santiaji, Prof. Ida Usman, Prof. Ma’ruf Kasim, serta Dr. Muliddin.
Bertambahnya jumlah kandidat membuat kontestasi Pilrek UHO 2026-2030 semakin menarik perhatian sivitas akademika. Masing-masing bakal calon memiliki latar belakang keilmuan, rekam jejak akademik, serta pengalaman kepemimpinan yang berbeda.
Tahapan penjaringan bakal calon rektor masih berlangsung sebelum memasuki proses seleksi berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Hasil Pilrek UHO nantinya akan menentukan arah kebijakan dan pengembangan universitas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Laporan: Ika Astuti




