LAJUR.CO, KENDARI – Pedagang sapi kurban di Kota Kendari mulai kebanjiran pesanan menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Dari sekitar 50 ekor sapi yang disiapkan tahun ini, hampir seluruhnya ludes terjual. Sebagian sudah dipesan oleh pembeli.
Salah satu pedagang sapi di Kendari, Sulisno, mengaku stok sapi di kandangnya kini hanya tersisa empat ekor. Padahal, sebelumnya terdapat sekitar 34 ekor sapi yang tersedia di lokasi penjualan.
Selain sapi yang sudah dibeli langsung di kandang, sekitar 19 ekor lainnya juga telah dipesan warga dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Jadi sekitar 50 ekor lebih yang kami siapkan. Walaupun tinggal 4 yang ada di sini, tapi kalau misalnya masih ada yang minat kita masih menerima pesanan lagi,” ujar Sulisno.
Meski stok mulai menipis, pria yang telah 11 tahun menekuni usaha jual beli hewan ruminansia itu mengaku masih membuka pemesanan hingga mendekati Iduladha.
Pengantaran terakhir sapi kurban dijadwalkan berlangsung, Rabu pekan depan sebelum Hari Raya Iduladha.
Sebagian besar sapi yang dijual Sulisno didatangkan dari wilayah Raha, Kabupaten Muna Barat. Menurutnya, sapi asal daerah tersebut banyak diminati pembeli karena kondisi kesehatannya dinilai lebih terjaga.
“Jadi sapi ini dari Raha semua. Di sana itu satu pulau yang terisolasi, jadi sapi dari luar tidak bisa masuk. Karena itu penyakit juga tidak mudah tersebar di sana,” katanya.
Untuk harga, sapi kurban yang dijual dibanderol mulai Rp14 juta hingga Rp24 juta per ekor. Harga ditentukan berdasarkan ukuran dan bobot sapi.
Jenis sapi yang dijual didominasi sapi Bali. Sementara sapi dengan harga tertinggi memiliki estimasi daging sekitar 135 kilogram di luar kerakas.
“Semakin besar ukuran dan beratnya, maka harganya juga semakin tinggi,” katanya.
Terkait kelengkapan administrasi, Sulisno memastikan seluruh sapi yang dijual telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Dokumen tersebut diterbitkan oleh dokter hewan di Muna Barat sebelum sapi diberangkatkan ke Kendari. Selain itu, pihaknya juga mengantongi surat keterangan desa dan dokumen karantina hewan di pelabuhan.
“Dokumen, Alhamdulillah lengkap semua,” ungkap Sulisno.
Tak hanya melayani pembeli di Kota Kendari, Sulisno ikut menerima pesanan sapi kurban dari sejumlah daerah lain di Sultra.
Bagi masyarakat yang ingin membeli sapi kurban, lokasi kandang berada di Jalan Boulevard, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, sekitar 300 meter dari Kantor Polda Sultra. Pemesanan juga dapat dilakukan melalui nomor 081242963817.
Laporan: Ika Astuti





