LAJUR.CO, KENDARI – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menyediakan sekitar 2.000 kuota untuk penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Kendari, Dr. Jumarddin La Fua, mengatakan kampus tersebut membuka tiga jalur penerimaan, yakni Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), dan jalur Mandiri Lokal.
“Kuota ini disiapkan untuk memberi kesempatan seluas-luasnya kepada lulusan SMA, MA, SMK, dan sederajat, khususnya di Sulawesi Tenggara, agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi di kampus Islam negeri,” kata Jumarddin kepada Lajur.co, Senin (22/6).
Ia merinci kuota SPAN-PTKIN sebesar 25 persen atau sekitar 500 kursi, UM-PTKIN 45 persen atau sekitar 900 kursi, dan jalur Mandiri Lokal sebanyak 30 persen atau sekitar 600 kursi.
Menurut Jumarddin, sejumlah program studi masih menjadi pilihan favorit calon mahasiswa, di antaranya Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, hingga Tadris Bahasa Inggris.
Tingginya minat pada program studi tersebut, kata dia, karena memiliki prospek kerja yang cukup luas setelah lulus.
Selain membuka penerimaan mahasiswa baru, IAIN Kendari juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi calon mahasiswa. Beasiswa yang tersedia antara lain Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, bantuan pemerintah daerah, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa PLN, serta Beasiswa Tahfidz sesuai ketentuan yang berlaku.
“Informasi teknis biasanya diumumkan melalui laman resmi kampus,” ujarnya.
Jumarddin mengimbau calon mahasiswa dan orang tua untuk mengikuti seluruh tahapan penerimaan sesuai jalur yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan kampus dan meminta pembayaran di luar prosedur resmi.
“Jika ada pihak yang mengatasnamakan kampus dan meminta pembayaran di luar prosedur, segera laporkan kepada panitia PMB IAIN Kendari. Tujuan kami adalah menjaga agar proses penerimaan mahasiswa baru berlangsung bersih, adil, dan bermartabat,” tutupnya.
Laporan: Ika Astuti




