LAJUR.CO, KENDARI – Masyarakat Kota Kendari kini mulai bisa menikmati akses internet cepat 5G Telkomsel. Bertepatan dengan gelaran MyTelkomsel Kendari Half Marathon 2026, Telkomsel mengumumkan layanan 5G telah aktif melalui tujuh BTS yang melayani sejumlah kawasan strategis di ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra).
Lima titik Kota Lulo yang dapat mengakses layanan internet super cepat 5G dari Telkomsel yakni kawasan Kantor Wali Kota Kendari, eks MTQ Kendari, Kali Kadia, area Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari, GraPARI Telkomsel, serta The Park Kendari. Kehadiran jaringan generasi kelima itu diharapkan menjadi fondasi penguatan ekosistem digital sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan dunia usaha.
Vice President Consumer Business Area Pamasuka Telkomsel, Muharlis, mengatakan aktivasi layanan 5G di Kendari menjadi bagian dari komitmen Telkomsel memperluas transformasi digital di berbagai daerah. Saat ini Telkomsel telah mengoperasikan tujuh BTS 5G. Tujuh BTS tersebut akan membackup jaringan internet 5G Telkomsel pada lima titik strategis di Kota Kendari.
“Hari ini kami ingin memberikan awareness kepada masyarakat, khususnya Kota Kendari, bahwa Telkomsel telah menggelar layanan 5G di Kota Kendari,” ujar Muharlis saat menghadiri puncak Telkomsel Kendari Half Marathon 2026 di Balai Kota Kendari, yang dibuka langsung Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Promosi layanan 5G Telkomsel bertepatan event Telkomsel Kendari Half Marathon 2026 dihadiri ribuan runner dari berbagai kota di Indonesia, Minggu (26/7).
Wali Kota Siska Karina Imran menyebut kehadiran jaringan 5G menjadi kebutuhan penting untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Sangat penting tentunya, karena menuju Kota Kendari yang semakin maju, sehingga semua infrastruktur baik digital maupun jaringan sangat kita perlukan untuk mendukung seluruh program pemerintah,” kata Siska.
“Di samping Half Marathon, kami juga menyelenggarakan pameran UMKM. Ada juga pameran dari Telkomsel yang memberikan program 5G masuk di Kota Kendari. Jadi Kota Kendari sudah memiliki program 5G per hari ini,” sambung Siska.
Ia berharap perluasan jaringan Telkomsel segera menjangkau seluruh wilayah Kota Kendari. Pasalnya, masih terdapat sejumlah kawasan yang mengalami blank spot, di antaranya Kambu Raya, Kelurahan Abeli Dalam, hingga kawasan Puatu dan wilayah perbatasan.
“Tadi kami sudah menyampaikan kepada Vice President Telkomsel agar sesegera mungkin difasilitasi jaringan tersebut sehingga Kota Kendari benar-benar terpenuhi layanan Telkomsel secara menyeluruh,” ujarnya.
Muharlis mengatakan, tujuh BTS 5G yang telah dioperasikan saat ini mencakup kawasan Kantor Wali Kota Kendari, MTQ, Depag Kendari, Kali Kadia, GraPARI Telkomsel, dan sejumlah titik strategis lainnya.
Ia menegaskan, teknologi 5G bukan sekadar menghadirkan internet berkecepatan tinggi, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan ekosistem digital.
“5G tidak hanya bicara kecepatan, tetapi bagaimana menghadirkan ekosistem digital yang lebih baik. Teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk IoT, AI, hingga mendukung pengembangan UMKM agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dengan kualitas layanan yang lebih baik,” ujarnya.
Untuk dapat menikmati layanan 5G, Muharlis menjelaskan pelanggan harus berada di area yang telah memiliki cakupan jaringan 5G, menggunakan perangkat yang mendukung teknologi 5G, serta memakai kartu Telkomsel yang telah kompatibel.
“Harus berada di coverage 5G. Handphone-nya support 5G, kartu Telkomsel-nya sudah support, dan berada di jangkauan tujuh BTS tadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, perluasan jaringan akan dilakukan secara bertahap sehingga untuk sementara layanan 5G baru tersedia di kawasan yang telah tercakup.
Peluncuran layanan 5G bertepatan dengan penyelenggaraan Kendari Half Marathon 2026 yang untuk ketiga kalinya digelar Pemerintah Kota Kendari. Ajang tersebut diikuti sekitar 3.000 pelari dari 21 provinsi dan 70 kabupaten/kota.
Selain lomba lari, Kendari Half Marathon diramaikan pameran UMKM dan berbagai sponsor, termasuk Telkomsel yang memperkenalkan layanan 5G kepada masyarakat.
Kata Siska, tingginya antusiasme peserta Kendari half Maraton turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Pemerintah Kota Kendari memperkirakan perputaran uang selama penyelenggaraan Kendari Half Marathon 2026 mencapai sekitar Rp500 juta. Adm



