SULTRABERITA.ID, KENDARI – Kasus kriminal begal di Kota Kendari kembali menelan korban jiwa. Kali ini, menimpa seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Kendari.
Korban diketahui bernama bernama Arnold.
BACA JUGA :
- Semarak HUT ke-42 PENSHUTINDO Sultra: Tanam Pohon, Donor Darah hingga Anjangsana ke Pensiunan Uzur
- Insight Talks di Kendari: Komdigi – Dewan Pers Wanti Bahaya Adopsi AI Tanpa Kode Etik
- Yayasan Baitul Mal PLN Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji di Kendari Lewat Tunjangan Kartini Pendidikan
- Detik-detik Kejati Sultra Geledah Smelter PT Huadi, Ada Kaitan Napi Korupsi yang Viral Keluyuran Ngopi
- Banjir Kendari Telan Dua Korban Meninggal Dunia, 3.517 Jiwa Terdampak, Pemkot Umumkan Status Siaga Bencana
Warga Kecamatan Mandonga itu meregang nyawa usai dibegal Orang Tak Dikenal (OTK) di Taman Mangrove, Rabu 22 Januari 2020 sekitar pukul 00.30 wita dini hari.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit dr Ismoyo di Mandonga. Sayang, nyawa mahasiswa malang itu tak terselamatkan.
Korban dinyatakan meninggal dunia, Rabu 22 Januari 2020 sekitar pukul 16.00 WITa.
Dikonfirmasi, Kapolsek Kemaraya, Iptu Ridwan membenarkan peristiwa naas tersebut.
Ia menegaskan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan termasuk memeriksa beberapa saksi-saksi di TKP.
“Benar. Ada kejadian pemerasan, korbannya meninggal tadi sore. Saat ini pelaku masih dikejar,” ujar Iptu Ridwan
Kabar dihimpun, pelaku begal sempat menodong korban dan memintai sejumlah uang. Tak puas dengan pemberian Rp 20 ribu, pelaku lantas menganiaya korban hingga babak belur. Adm





