LAJUR.CO, KENDARI – Suasana di BTN Margahayu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari seketika ramai lantaran muncul kobaran api dari arah bangsal kayu, Sabtu (12/9/2026).
Sebelum insiden api meratakan bangunan tersebut, beberapa saksi mata sempat melihat sejumlah bocah bermain api di sekitar bangsal yang rata disapu si jago merah.
Berdasarkan informasi diterima Lajur.co, api muncul sekitar pukul 12.00 Wita. Kobaran kian membesar hingga merembet ke gudang penyimpanan kayu yang berada persis di dekat bangsal.
Salah seorang warga, Budi Santoso (66), mengaku melihat anak-anak asyik bermain api di sekitar lokasi sebelum insiden kebakaran terjadi.
“Api yang awalnya kecil, langsung berubah menjadi besar, tidak bisa ditangani warga. Kebakaran jarinya meluas dan membesar,” ujar Budi berdasarkan laporan yang diterima awak Lajur.co.
Bangunan yang terbakar adalah bekas tempat pembuatan aluminium. Dulunya sempat digunakan sebagai gudang penyimpanan kayu.
Warga yang panik kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari untuk meminta bantuan.
Damkarmat mengerahkan tim dari Poskotik Poasia, Poskotik Boulivard, dan Mako Damkarmat Kendari menuju tempat kejadian.
Tim Poskotik Poasia tiba sekitar pukul 12.25 Wita dengan satu unit kendaraan. Saat petugas tiba, kobaran masih menyala dan telah merambat dari bangsal kayu ke gudang penyimpanan.
Material kayu di dalam gudang membuat kobaran cepat membesar. Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api menjalar lebih luas.
Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas menyisir bagian bangsal dan gudang, memastikan tidak ada bara atau titik panas yang tersisa.
Bangsal kayu tersebut diketahui milik Rustam. Sementara gudang penyimpanan kayu merupakan milik H. Samir. Kedua bangunan berdiri di atas lahan seluas sekitar 5 hektare.
Hingga kini, petugas belum bisa menaksir total kerugian akibat insiden kebakaran tersebut.
Laporan: Ika Astuti



