?>
BERITA TERKINIHEADLINE

9 Guru Besar UHO Dikukuhkan, Wajah Profesor Perempuan Mendominasi

×

9 Guru Besar UHO Dikukuhkan, Wajah Profesor Perempuan Mendominasi

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Sembilan dosen Universitas Halu Oleo (UHO) resmi menyandang gelar profesor setelah dikukuhkan sebagai guru besar, Jumat (11/9/2026). Menariknya, mayoritas dari sembilan guru besar baru tersebut merupakan perempuan.

Para profesor baru itu berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).

Dari Fakultas Pertanian, terdapat tiga guru besar, yakni Prof. Rahayu M., Prof. Weka Gusmiarty Abdullah, dan Prof. Gusnawaty HS.

FMIPA turut menambah tiga profesor melalui Prof. Rosliana Eso, Prof. Nasriadi Dali, dan Prof. H. La Aba.

Baca Juga :  Sejarah Baru! UHO Helat Dua Wisuda dalam Sehari, Kukuhkan 1.506 Wisudawan

Sementara itu, FKIP memiliki dua profesor baru, yakni Prof. Yusnaini dan Prof. Hj. Darnawati. Adapun dari FPIK, terdapat Prof. Jamiludin yang turut dikukuhkan dalam prosesi tersebut.

Bertambahnya sembilan profesor membuat jumlah Guru Besar UHO kini mencapai 170 orang. Para profesor tersebut tersebar di 14 fakultas dengan berbagai bidang keilmuan.

Plt Rektor UHO, Prof. Khairul Munadi, mengatakan bertambahnya jumlah guru besar menjadi kontribusi penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus penguatan kapasitas kelembagaan Kampus Hijau.

Baca Juga :  BMKG: Puncak El Nino 2026 Berpotensi Lebih dari Level Kuat

Menurutnya, status profesor bukan hanya menjadi pencapaian tertinggi dalam jenjang jabatan fungsional dosen, tetapi turut disertai tanggung jawab untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan.

Tanggung jawab tersebut diwujudkan melalui penelitian, riset, serta pengabdian sesuai bidang kepakaran masing-masing.

“Guru Besar atau Profesor merupakan puncak karier jabatan fungsional seorang dosen di perguruan tinggi. Saya berharap yang dikukuhkan hari ini, senantiasa menjalankan amanah akademik dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab,” ungkapnya dalam sambutan.

Prof. Khairul menilai pengukuhan tersebut harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat budaya akademik di lingkungan UHO.

Baca Juga :  Aksi Konservasi Lingkungan KKN Tematik UHO Berlanjut: Buat Praktek Lubang Biopori, Tanam 250 Bibit Pohon

Ia berharap para guru besar mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Guru Besar diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Dengan jumlah yang kini mencapai 170 orang, UHO masih menargetkan penambahan profesor dalam beberapa tahun ke depan.

Kampus terbesar di Sultra itu menargetkan jumlah guru besar dapat mencapai 200 hingga 250 orang sebelum 2030.

Laporan: Ika Astuti

?>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

?>
?>