LAJUR.CO, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari merilis delapan titik gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah rampung dibangun dan siap beroperasi penuh.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Kendari, Syarifuddin, mengatakan delapan gerai tersebut merupakan bagian dari 13 titik pembangunan KDKMP yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Kendari.
Dari total tersebut, delapan lokasi telah menuntaskan pembangunan fisik hingga 100 persen. Sementara lima lokasi lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Delapan gerai yang telah selesai dibangun dan bakal beroperasi dalam waktu dekat berada di Kelurahan Punggaloba, Baruga, Puuwatu, Lepo-Lepo, Anawai, Bungkutoko, Abeli Dalam, dan Kasilampe.
“Untuk gedungnya, gerainya itu sudah 100 persen ada delapan titik. Sedangkan lima titik masih dalam proses pembangunan,” kata Syarifuddin kepada awak media.
Usai pekerjaan fisik rampung, pemerintah kini melengkapi fasilitas pendukung di sejumlah lokasi tersebut. Sarana yang disiapkan antara lain kendaraan operasional, rak, jaringan internet, sambungan listrik, hingga fasilitas telepon.
Dari delapan gerai yang telah berdiri, empat lokasi dinyatakan siap memasuki proses verifikasi dan validasi. Keempatnya yakni KDKMP di Kelurahan Punggaloba, Baruga, Puuwatu, dan Lepo-Lepo.
Syarifuddin menjelaskan, Pemkot Kendari telah membentuk tim verifikasi dan validasi sesuai arahan Kementerian Koperasi. Tim tersebut diketuai Sekretaris Daerah Kota Kendari, dengan Kepala Dinas Koperasi sebagai wakil ketua, serta melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait.
Proses pemeriksaan nantinya akan menghasilkan tiga kategori, yakni layak beroperasi, layak dengan catatan, atau belum layak.
Hasil verifikasi dan validasi kemudian disampaikan kepada Kementerian Koperasi. Tahapan berikutnya mencakup proses review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), sebelum KDKMP dinyatakan siap menjalankan kegiatan operasional.
Sementara itu, terkait sorotan masyarakat mengenai sejumlah lokasi pembangunan KDKMP yang dinilai kurang strategis, Syarifuddin mengatakan perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam pelaksanaan sebuah program.
Ia memastikan 13 lokasi yang ditetapkan Pemkot Kendari telah mempertimbangkan aspek strategis serta kemudahan akses bagi masyarakat.
“Alhamdulillah semua berada di lahan-lahan yang strategis dan semua bisa diakses oleh masyarakat,” ungkapnya.
Laporan: Ika Astuti



