LAJUR.CO, KENDARI – Toyota Hilux Rangga semakin menunjukkan tajinya sebagai kendaraan niaga yang banyak digunakan untuk menunjang aktivitas bisnis di wilayah Sulawesi.
Kalla Toyota mencatat, penjualan Hilux Rangga sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 550 unit. Capaian tersebut meningkat 5 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Marketing General Manager Kalla Toyota Suliadin mengatakan, pertumbuhan penjualan tersebut turut memperkuat posisi Hilux Rangga di segmen kendaraan komersial, khususnya Pick Up Medium.
“Pada periode Januari hingga Agustus 2026, penjualan tercatat naik hingga 5% dengan total volume mencapai 550 unit. Capaian ini makin memperkuat dominasi Kalla Toyota di pasar otomotif, di mana Hilux Rangga berhasil menguasai market share hingga 51,4% pada segmen Pick Up Medium,” ujar Suliadin.
Performa tersebut tidak lepas dari karakter Hilux Rangga yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas pelaku usaha. Kendaraan ini menawarkan ruang angkut yang besar serta kemampuan melintasi berbagai kondisi medan.
Bagi sektor usaha, kendaraan niaga bukan sekadar alat transportasi. Kapasitas muatan, ketangguhan mesin hingga efisiensi penggunaan bahan bakar menjadi faktor penting karena berkaitan langsung dengan biaya operasional.
Hilux Rangga hadir dengan konsep fleksibel yang dapat disesuaikan dengan beragam kebutuhan bisnis. Kendaraan ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung distribusi barang, aktivitas perdagangan hingga berbagai usaha produktif lainnya.
Selain mengandalkan daya angkut dan performa mesin, efisiensi bahan bakar menjadi salah satu aspek yang ditawarkan. Berdasarkan pengujian internal Toyota, varian diesel Hilux Rangga mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga 14,2 kilometer per liter.
Efisiensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi pemilik usaha dalam menekan pengeluaran operasional sehari-hari, terutama bagi kendaraan yang digunakan dengan intensitas tinggi.
Perpaduan kapasitas angkut, performa mesin, kenyamanan kabin serta efisiensi bahan bakar membuat Hilux Rangga diposisikan sebagai kendaraan pendukung produktivitas bagi pelaku usaha. Adm



