SULTRABERITA.ID, KENDARI – Trans Studio tengah melebarkan sayap bisnisnya di Kota Kendari Provinsi Sultra. Dalam waktu dekat, jaringan taman bermain terbesar di Indonesia itu akan membuka cabang di Kota Lulo.
BACA JUGA :
- Layani 2.700 Penerima Manfaat, Kapolda Pastikan SPPG Kendari Penuhi Standar
- Pariwisata Wakatobi Lesu Saat Lebaran 2026: Pelaku Wisata Selam Nihil Pengunjung
- Basarnas Kendari Tangani 3 Kejadian Darurat Selama Siaga SAR Lebaran 2026
- Polresta Kendari Resmi Punya SPPG, Muna Barat dan Konawe Segera Menyusul
- Warga Kolaka Buruan Daftar ! PT Vale Buka Loker Inklusif untuk Posisi Engineer
Informasi tersebut disampaikan Wali Kota Kendari, Sulkarnain, dihadapan sejumlah awak media usai membuka acara KADIN Kota Kendari, Kamis 30 Januari 2020.

Lahan disiapkan untuk bangunan mall yang terintegrasi dengan wahana permainan anak modern itu mencapai luas 5 hektar. Lokasinya berada di Kecamatan Kadia.
Politisi PKS itu menyatakan ijin Amdal pembangunan Trans Studio Mall di Kota Kendari sendiri sudah tuntas. Sementara beberapa ijin lain tengah dalam proses perampungan.
“Trans Studio akan dibangun di Kendari. Amdal sudah selesai. Groundbreaking dalam waktu dekat” ucap Sulkarnain.
Dijadwalkan pembangunan fisik Trans Studio Mall akan di mulai tahun ini juga.
Proses penggarapannya sendiri diperkirakan akan kelar dalam kurun waktu 1,5 tahun.
Berapa nilai investasi Trans Corp untuk pembangunan Trans Studio Mall di Kendari, Sulkarnain tak mengetahui persis.
Ia hanya menyatakan pemerintah memberi suport penuh masuknya project investasi anak perusahaan milik pengusaha Chaerul Tanjung tersebut di Sultra. Salah satunya dengan kemudahan ijin usaha.
Berdirinya Trans Studio di Kota Kendari diyakni Sulkarnain akan menggairahkan ekonomi kota yang dipimpinnya.
“Kita suport. Yang jelas izin dipermudah. Kedepan, masyarakat Kota Kendari tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar Sultra untuk bermain ke Trans Studio. Sudah ada di Kota Kendari,” papar Sulkarnain. Adm





