SULTRABERITA.ID, KENDARI – Tak lama lagi, DPRD Kota Kendari bersiap menghelat pemilihan Wakil Wali Kota Kendari. Kemarin, Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan mengabarkan jika dua nama calon 02 Kota Kendari, AJP dan Siska Karin Imran telah disodor ke meja legislatif.
BACA JUGA :
- ESG PT Vale Makin Kuat di 2025: Investasi Lingkungan Naik 54%, Kinerja Energi Membaik
- Indosat Cetak Kinerja Kuat di Awal 2026, Fitur Berbasis AI Dorong Pertumbuhan Dua Digit
- Program Layar Benteng Bergulir: Angkat 18 Film Sineas Sultra, Tayang Ala Layar Tancap di Kepulauan Buton
- Menkes Bicara Peluang Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun Ini
- Disnakertrans Sultra Apresiasi Inisiatif UKPM Siapkan Lulusan Bersertifikasi Kompetensi K3
Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir membenarkan jika dirinya telah resmi menyerahkan berkas dua figur yang direstui partai koalisi bertarung pada suksesi Pilwawali Kendari.
“Sudah. 23 (23/1/2020) sudah didorong,” ucap politisi PKS itu, Kamis 30 Januari 2020.
Siapa yang paling diharap Sulkarnain duduk mendampingi dirinya di kursi eksekutif, suami dari Sri Lestari itu hanya memberi jawaban diplomatis.
“Yang komitmen untuk bangun Kota Kendari,” cetusnya.
Namun begitu, secara tersirat Sulkarnain mengisyaratkan jika dirinya satu suara dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk urusan suksesi Wawali Kendari mendatang.
Selaku kader partai berlambang bulan sabit kembar, Sulkarnain kembali mengingatkan kader akan tradisi PKS soal hirarki pengambilan keputusan politik di tubuh partai.
“PKS jelas tradisinya. Surat keputusan itu bermakna perintah. Dan itu ditandatangani oleh presiden partai,” ucap Sulkarnain.
“Kan tidak perlu saya jelaskan. Anda pasti paham,” sambungnya sambil tersenyum.
Pemilihan Wakil Wali Kota Kendari yang sempat diwarnai intrik antar partai pengusung diprediksi berlangsung alot.
Sebagai informasi, PKS yang menguasai komposisi kursi di DPRD Kota Kendari diketahui menjagokan anak Bupati Konsel, AJP, duduk mendampingi Sulkarnain sebagai Wakil Wali Kota Kendari.
Sementara, Siska Karina Imran yang tak lain adalah istri mantan Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP), mendapat suport penuh dari PAN. Adm





