SULTRABERITA.ID, KENDARI – Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup untuk sterilisasi. Keputusan menutup dua masjid suci umat Islam itu dilakukan Arab Saudi untuk mencegah penyebaran virus corona.
Diberitakan Al Arabiya yang mengutip laporan stasiun televisi al-Ekhbariya, Masjidil Haram kembali dibuka pada Jumat pagi (6/3). Penutupan Masjidil Haram dilakukan satu jam setelah salat Isya dan dibuka sebelum Subuh.
BACA JUGA :
- Momen Haru Jemaah Haji Asal Muna Pamitan dengan Keluarga Jelang Terbang ke Embarkasi Makassar
- Derita Warga BTN Mekarindo Regency Kadia, Rumah Terendam Banjir Bercampur Lumpur & Sampah
- Daftar Barang yang Bakal Makin Mahal Imbas Dolar AS Kian Perkasa
- Banjir Rendam Depan RSU Hati Mulia Kendari, Pengendara Motor: Pemerintah Tolong, Astagfirullah!
- 75 Unit Kopdes Merah Putih di Sultra Rampung, ASR: Sembakonya di-Drop Dari Pusat
Dalam siaran al-Ekhbariya, terlihat jemaah mulai memasuki Masjidil Haram. Sebelumnya dalam berbagai foto yang tersebar, wilayah tawaf dikosongkan dari jemaah untuk dilakukan pembersihan.
Walau dibuka kembali, namun wilayah mataf atau daerah tawaf di sekeliling Ka’bah dan jalur sa’i antara Safa dan Marwah masih ditutup.
Salat hanya diperbolehkan di area dalam Masjidil Haram. Jemaah juga dilarang itikaf dan tidur di Masjidil Haram.
Penutupan mataf dan jalur Sa’i ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga penangguhan umrah dicabut oleh pemerintah Saudi. Penutupan juga dilakukan di wilayah Raudhah Masjid Nabawi dan kuburan Baqi di Madinah.
Sebelumnya Saudi menyatakan menutup Masjidil Haram untuk pembersihan dari virus corona. Di Saudi sejauh ini telah ada lima penderita virus corona, tiga di antaranya baru bepergian ke Iran. Adm
Sumber : kumparan.com
Judul : https://m.kumparan.com/kumparannews/setelah-disterilkan-masjidil-haram-kembali-dibuka-untuk-jemaah-1syLHknpqwi?utm_medium=post&utm_source=Facebook&utm_campaign=int





