SULTRABERITA.ID, KENDARI – Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup untuk sterilisasi. Keputusan menutup dua masjid suci umat Islam itu dilakukan Arab Saudi untuk mencegah penyebaran virus corona.
Diberitakan Al Arabiya yang mengutip laporan stasiun televisi al-Ekhbariya, Masjidil Haram kembali dibuka pada Jumat pagi (6/3). Penutupan Masjidil Haram dilakukan satu jam setelah salat Isya dan dibuka sebelum Subuh.
BACA JUGA :
- Musim Kemarau, Kawasan Persawahan Amohalo Kendari Hasilkan Panen Signifikan
- Ada LPG 3 Kg Dijual di Atas HET, Warga Kendari Bisa Lapor Langsung Call Center 112
- Kebakaran Sapu Rata Kios, Bengkel Motor dan Ruko di Konda
- Aturan Baru Aplikasi Android Berlaku 30 September, RI Termasuk
- Telkomsel Bekali 1.500 Guru Pemanfaatan AI, Bikin Pembelajaran di Kelas Makin Kreatif
Dalam siaran al-Ekhbariya, terlihat jemaah mulai memasuki Masjidil Haram. Sebelumnya dalam berbagai foto yang tersebar, wilayah tawaf dikosongkan dari jemaah untuk dilakukan pembersihan.
Walau dibuka kembali, namun wilayah mataf atau daerah tawaf di sekeliling Ka’bah dan jalur sa’i antara Safa dan Marwah masih ditutup.
Salat hanya diperbolehkan di area dalam Masjidil Haram. Jemaah juga dilarang itikaf dan tidur di Masjidil Haram.
Penutupan mataf dan jalur Sa’i ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga penangguhan umrah dicabut oleh pemerintah Saudi. Penutupan juga dilakukan di wilayah Raudhah Masjid Nabawi dan kuburan Baqi di Madinah.
Sebelumnya Saudi menyatakan menutup Masjidil Haram untuk pembersihan dari virus corona. Di Saudi sejauh ini telah ada lima penderita virus corona, tiga di antaranya baru bepergian ke Iran. Adm
Sumber : kumparan.com
Judul : https://m.kumparan.com/kumparannews/setelah-disterilkan-masjidil-haram-kembali-dibuka-untuk-jemaah-1syLHknpqwi?utm_medium=post&utm_source=Facebook&utm_campaign=int



