SULTRABERITA.ID, KENDARI – Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup untuk sterilisasi. Keputusan menutup dua masjid suci umat Islam itu dilakukan Arab Saudi untuk mencegah penyebaran virus corona.
Diberitakan Al Arabiya yang mengutip laporan stasiun televisi al-Ekhbariya, Masjidil Haram kembali dibuka pada Jumat pagi (6/3). Penutupan Masjidil Haram dilakukan satu jam setelah salat Isya dan dibuka sebelum Subuh.
BACA JUGA :
- 20 Calon PMI Sultra Ikuti Interview Kerja Sawit Malaysia, PT Nusa Sinar Makmur Gandeng BP3MI Pastikan Prosedur Legal
- Enam Kepala Daerah di Sultra Dengan Usia Tertua, Bupati Koltim Paling Senior
- Wakil Rektor UHO Bakal Kasih Sanksi ke Senior yang Bullying & Main Fisik ke Mahasiswa Baru
- Mahasiswi UIN Kendari Raih Top 2 Best Speaker di Konferensi Internasional, Bawa Isu Generasi Muda Muslim & Teknologi
- Potret Dua Mahasiswa Baru Berkebutuhan Khusus Mulai Kuliah Perdana di Kampus UHO
Dalam siaran al-Ekhbariya, terlihat jemaah mulai memasuki Masjidil Haram. Sebelumnya dalam berbagai foto yang tersebar, wilayah tawaf dikosongkan dari jemaah untuk dilakukan pembersihan.
Walau dibuka kembali, namun wilayah mataf atau daerah tawaf di sekeliling Ka’bah dan jalur sa’i antara Safa dan Marwah masih ditutup.
Salat hanya diperbolehkan di area dalam Masjidil Haram. Jemaah juga dilarang itikaf dan tidur di Masjidil Haram.
Penutupan mataf dan jalur Sa’i ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga penangguhan umrah dicabut oleh pemerintah Saudi. Penutupan juga dilakukan di wilayah Raudhah Masjid Nabawi dan kuburan Baqi di Madinah.
Sebelumnya Saudi menyatakan menutup Masjidil Haram untuk pembersihan dari virus corona. Di Saudi sejauh ini telah ada lima penderita virus corona, tiga di antaranya baru bepergian ke Iran. Adm
Sumber : kumparan.com
Judul : https://m.kumparan.com/kumparannews/setelah-disterilkan-masjidil-haram-kembali-dibuka-untuk-jemaah-1syLHknpqwi?utm_medium=post&utm_source=Facebook&utm_campaign=int



