SULTRABERITA.ID, KENDARI – Merasa memiliki gejala yang sama dengan Corona Covid-19 seperti demam, tenggorokan kering, sesak nafas, janganlah terburu-buru mengambil kesimpulan bahwa anda diserang virus corona. Sebab mungkin saja gejala itu ditimbulkan akibat rasa cemas yang tinggi.
Cemas atau anxiety merupakan reaksi alami tubuh terhadap stres yang sebenarnya membuat kita menjadi lebih berhati-hati dan waspada.
BACA JUGA :
- Kendari Dikepung Kebakaran Lahan, 8 Kejadian Terjadi dalam Sehari
- Final Sepak Bola Dies Natalis UHO ke-45, Tim Rektorat Tumbangkan Fakultas Hukum 3-1
- BPOM Beri Izin Edar Vaksin Diare Rotavirus Bio-RV, Dosis Pertama Bisa Sejak Lahir
- Coffee Shop di Kendari ‘Tekor’ Gegara Lampu Sering Padam
- Dirjen ESDM Cek Infrastruktur Pertamina Simpul Distribusi BBM se-Indonesia Timur di Kota Baubau
Rasa cemas ini bisa menjadi tidak sehat jika muncul secara berlebihan.
Seperti dikutip dalam https://www.alodokter.com, yang berhubungan dengan gejala yang ditimbulkan dari kecemasan adalah; sesak napas, menggigil, mulut kering, kejang-kejang, berkeringat dan jantung berdebar.
Dalam satu kali gangguan kecemasan dapat bertahan 10-20 menit. Gangguan kecemasan lebih sering dialami oleh kaum wanita dibandingkan laki-laki dan kebanyak kasus ini di picu oleh stres.
Gangguan demikian dpt disembuhkankan melalui psikoterapi yang dilakukan secara bertahap untuk memberikan efek positif dan cara berpikir sehat keadaan pasien yang diserang gangguan kecemasan. LN/Adm



