BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Ada 1.312 Investor Saham Baru di Sultra Awal Tahun ini

×

Ada 1.312 Investor Saham Baru di Sultra Awal Tahun ini

Sebarkan artikel ini
Kepala Perwakilan BEI Sultra, Ricky.

LAJUR.CO, KENDARI – Kinerja Pasar Modal di Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang tahun 2022 menunjukkan tren yang cukup baik. Hal ini terlihat dari data grafik peningkatan jumlah investor dan nilai transaksi jual beli saham.

Plh Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Sultra, Ricky mengatakan sepanjang tahun 2022, terdapat penambahan investor sebanyak 1.312 investor saham baru yang berasal dari Provinsi Sultra.

Data ini menggenapi total investor saham di Bumi Anoa yang kini telah mencapai 14.635 investor.

Baca Juga :  3 Tips Menyampaikan Kritik Tanpa Melukai Orang Lain

“Jumlah ini bertambah sebanyak 9,8 % dari total investor saham di tahun 2021,” kata Ricky.

Ia merinci dari total 14.635 investor, terdapat 9.683 investor yang berada di bawah usia 30 tahun. Bagi Bursa Efek, kondisi ini menandakan kesadaran kaum muda dalam berinvestasi saham di Sultra cukup besar yakni sekitar 66,1 % dari total investor yang ada.

Adapun nilai rata-rata transaksi jual beli saham per bulan selama tahun 2022 sebesar Rp200 miliar lebih.

Baca Juga :  Ini Pesan Sulkarnain Usai Lantik Ridwansyah Taridala Jadi Sekda Kota Kendari

Jumlah ini, diakui Ricky, juga berada di atas nilai transaksi rata-rata di tahun 2021 yang bernilai Rp448.547.226.956.

“Artinya telah terjadi kenaikan sekitar 116,9% dari sisi nilai rata-rata transaksi per bulan,” jelasnya.

Adapun nilai aset saham yang dimiliki oleh investor di Sulawesi Tenggara telah mencapai kini berkisar Rp377 milyar rupiah. Nilai tersebut naik sebanyak Rp188 milyar (naik sekitar 2 kali lipat) dari total aset saham pada akhir tahun 2021 sebesar Rp189 milyar rupiah.

Baca Juga :  Uang Cash yang Beredar di Sultra Capai Rp1,54 Triliun saat Ramadan dan Lebaran

“Saat ini pula sangat mudah bagi masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal, baik itu dalam bentuk saham ataupun reksadana. Pembukaan rekening saham sudah dapat dilakukan secara online maupun berkunjung langsung ke perusahaan sekuritas yang diminati. Syaratnya cukup dengan melampirkan KTP, buku tabungan dan dana minimal Rp 100.000,- yang langsung menjadi saldo awal rekening saham atau reksadana yang bersangkutan,” jelas Ricky. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x